Angkasa Pura Prediksi 313 Ribu Lebih Pemudik Lewati Bandara Balikpapan Saat Lebaran 2026
PT Angkasa Pura Indonesia memproyeksikan lebih dari 313 ribu pemudik akan melintasi Bandara Balikpapan selama Lebaran 2026, menandakan kenaikan signifikan dari tahun sebelumnya dan menunjukkan pemulihan pascapandemi.
PT Angkasa Pura Indonesia memperkirakan total 313.170 pemudik akan melewati Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan selama musim Lebaran tahun ini. Angka proyeksi ini menunjukkan adanya kenaikan yang signifikan dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya. Peningkatan jumlah penumpang ini menjadi indikasi kuat pemulihan sektor transportasi udara setelah pandemi COVID-19.
General Manager Angkasa Pura Bandara SAMS Sepinggan, R Iwan Winaya Mahdar, menjelaskan bahwa jumlah tersebut mengalami kenaikan 2 persen dibanding Lebaran 2025. Kenaikan ini juga merefleksikan pemulihan sebesar 105,41 persen dari kondisi sebelum wabah COVID-19 pada tahun 2019 hingga 2022.
Tidak hanya jumlah penumpang, pergerakan pesawat di Bandara Sepinggan juga diperkirakan meningkat. Bandara ini diproyeksikan akan terjadi 2.677 kali pergerakan pesawat dalam kurun waktu 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di bandara tersebut diprediksi terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, sementara puncak arus balik diperkirakan pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Antisipasi Lonjakan Pemudik di Bandara Balikpapan
Dalam menghadapi lonjakan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat, Angkasa Pura Sepinggan telah mempererat koordinasi dengan berbagai pihak berwenang. Upaya ini dilakukan untuk mempertahankan kualitas layanan serta memastikan kelancaran operasional selama periode sibuk Lebaran.
Sejumlah pihak yang terlibat dalam koordinasi ini meliputi Otoritas Bandara Kementerian Perhubungan, aparat keamanan dari TNI dan Polri, navigasi penerbangan atau AirNav, seluruh maskapai penerbangan, hingga para penyedia layanan darat (ground handling). Koordinasi intensif ini bertujuan untuk menyelaraskan setiap aspek pelayanan dan keamanan.
Untuk memudahkan koordinasi, Angkasa Pura Sepinggan telah membuka pos koordinasi di Terminal Keberangkatan yang akan beroperasi hingga 30 Maret 2026. Selain itu, langkah antisipasi kepadatan penumpang di terminal juga dilakukan dengan membuka kembali jalur pendaftaran penumpang dan bagasi (check-in) di sisi timur terminal keberangkatan. Penyesuaian alur penumpang dan penguatan layanan informasi juga menjadi fokus utama, termasuk koordinasi dengan maskapai terkait jadwal penerbangan.
Imbauan Penting untuk Calon Pemudik
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, Iwan Mahdar, mengimbau calon penumpang untuk selalu memantau informasi penerbangan secara berkala menjelang keberangkatan. Hal ini penting agar pemudik dapat menyesuaikan rencana perjalanan mereka dengan kondisi terkini di bandara.
Selain itu, Iwan juga menyarankan para pemudik untuk datang lebih awal ke bandara, terutama pada hari-hari puncak kepadatan penumpang. Kedatangan lebih awal dapat membantu calon penumpang menghindari antrean panjang yang mungkin terjadi di meja check-in dan area lainnya.
“Kalau datang lebih awal, biasanya lebih tenang. Bisa dilayani duluan, dan terhindar dari antrean panjang di depan meja check in,” ujar Iwan. Imbauan ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman mudik yang lebih nyaman dan lancar bagi seluruh pengguna jasa Bandara SAMS Sepinggan.
Sumber: AntaraNews