Arus Mudik Lebaran di Bandara SIM Aceh Melonjak 8,3 Persen, Siap Sambut Pemudik
Jumlah penumpang arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh mengalami peningkatan signifikan, mencapai 8,3 persen dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan Bandara SIM Aceh menjadi pil
Banda Aceh – Arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, menunjukkan peningkatan yang signifikan. Data terbaru mencatat lonjakan jumlah penumpang sebesar 8,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini mengindikasikan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik melalui jalur udara.
Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar melaporkan bahwa sebanyak 18.398 penumpang telah melewati bandara tersebut sejak Posko Mudik Lebaran dibuka pada 13 hingga 19 Maret 2026. Angka ini lebih tinggi dari 16.994 penumpang pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Peningkatan ini juga sejalan dengan bertambahnya frekuensi penerbangan yang melayani rute ke dan dari Aceh.
General Manager Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SIM, Setiyo Pramono, mengungkapkan bahwa peningkatan ini telah diantisipasi dengan berbagai persiapan matang. Pihak bandara berkomitmen untuk memastikan kelancaran operasional dan kenyamanan para pemudik selama periode sibuk ini. Berbagai fasilitas dan layanan telah disiapkan untuk mendukung pengalaman mudik yang aman dan menyenangkan.
Peningkatan Penumpang dan Penerbangan di Bandara SIM Aceh
Data menunjukkan bahwa Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda mengalami lonjakan jumlah penumpang yang cukup substansial pada arus mudik Lebaran tahun ini. Tercatat, sebanyak 18.398 penumpang telah dilayani dalam rentang waktu 13-19 Maret 2026. Angka ini merupakan peningkatan sebesar 8,3 persen dibandingkan dengan 16.994 penumpang yang tercatat pada periode yang sama di tahun 2025.
Tidak hanya jumlah penumpang, peningkatan juga terjadi pada frekuensi penerbangan yang mengangkut pemudik. Setiyo Pramono menjelaskan bahwa jumlah pesawat yang beroperasi naik 11 persen, dari 143 pesawat pada tahun 2025 menjadi 159 pesawat pada tahun 2026. Peningkatan ini menunjukkan kapasitas dan kesiapan Bandara SIM Aceh dalam melayani kebutuhan transportasi udara yang meningkat pesat menjelang Lebaran.
Untuk mengantisipasi lonjakan ini, pihak Angkasa Pura Indonesia telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap peralatan dan fasilitas penunjang penerbangan. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk memberikan kenyamanan dan keamanan maksimal bagi seluruh penumpang. Kesiapan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam menghadapi periode mudik yang padat.
Kesiapan Fasilitas dan Kejutan Spesial untuk Pemudik
Dalam rangka menyambut arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SIM telah mendirikan Posko Siaga Monitoring angkutan lebaran terpadu di Terminal penumpang. Posko ini bertujuan untuk menjaga kelancaran operasional dan kenyamanan pemudik. Langkah proaktif ini memastikan setiap aspek perjalanan mudik dapat terpantau dan tertangani dengan baik.
Puncak lonjakan penumpang arus balik di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda diperkirakan akan terjadi pada H-3 Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Oleh karena itu, persiapan yang matang telah dilakukan jauh-jauh hari untuk mengelola kepadatan penumpang dan penerbangan pada periode tersebut. Koordinasi dengan berbagai pihak terkait juga terus diperkuat.
Selain fasilitas dan layanan operasional, Angkasa Pura Indonesia juga memberikan kejutan manis bagi para pemudik. Bingkisan spesial dibagikan kepada puluhan penumpang mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tujuan Jakarta-Banda Aceh. Bingkisan ini diletakkan di sebagian besar bagasi penumpang di Conveyor Belt. Inisiatif ini diharapkan dapat menambah keceriaan dan kesan tak terlupakan bagi pemudik yang tiba di Aceh.
Sumber: AntaraNews