Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak di Bandara Sultan Hasanuddin, Penumpang Tembus 525 Ribu
Total penumpang hingga 28 Maret 2026 mencapai 525.938 orang, dengan puncak arus balik terjadi pada Sabtu (28/3).
PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama momen arus balik Idulfitri 1447 H. Total penumpang hingga 28 Maret 2026 mencapai 525.938 orang, dengan puncak arus balik terjadi pada Sabtu (28/3).
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, menyampaikan bahwa lonjakan trafik tersebut telah diantisipasi melalui kesiapan operasional sejak awal periode Posko Angkutan Lebaran.
“Kami memastikan seluruh kesiapan operasional berjalan dengan baik untuk mengakomodasi tingginya mobilitas tersebut,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (29/3).
Puncak Trafik Harian Tertinggi
Minggus mengungkapkan, pada Sabtu (28/3) tercatat sebanyak 41.387 penumpang dengan 283 pergerakan pesawat. Angka ini menjadi trafik harian tertinggi selama periode Posko Angkutan Lebaran 2026.
"Capaian ini juga menandai puncak arus balik di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, dengan realisasi penumpang yang melampaui proyeksi sebelumnya seiring meningkatnya pergerakan masyarakat kembali dari kampung halaman," imbuhnya.
Secara kumulatif, sejak 13 hingga 28 Maret 2026, tercatat 3.977 pergerakan pesawat dan 525.938 penumpang.
Tingginya trafik penerbangan didominasi oleh rute domestik yang mencapai 509.605 penumpang dengan 3.884 pergerakan pesawat.
"Sementara trafik (penerbangan) Internasional tercatat sebanyak 16.333 penumpang dengan 93 pergerakan pesawat," beber Minggus.
Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, sebanyak 86 penerbangan tambahan (extra flight) dioperasikan, khususnya pada rute Jakarta, Surabaya, dan Kendari.
Tumbuh 14 Persen Dibanding Tahun Lalu
Secara keseluruhan, pergerakan penumpang pada Angkutan Lebaran tahun ini mengalami pertumbuhan sekitar 14 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
"Secara keseluruhan, pergerakan penumpang pada Angkutan Lebaran tahun ini tercatat mengalami pertumbuhan sekitar 14 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu, yang mencerminkan tren peningkatan mobilitas masyarakat melalui transportasi udara, seiring dengan tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat pada momentum Lebaran tahun ini," ucapnya.
Minggus menambahkan, kelancaran operasional arus balik tidak lepas dari sinergi dan koordinasi erat antar seluruh pemangku kepentingan di bandara.
“Kami terus memperkuat kolaborasi dengan maskapai, regulator, serta instansi terkait untuk memastikan setiap dinamika operasional, khususnya pada fase akhir arus balik, dapat diantisipasi dan ditangani dengan cepat," pungkasnya.
Polisi Kerahkan Personel Amankan Arus Balik
Sementara itu, Polres Maros turut memperkuat pengamanan selama arus balik Lebaran. Kepala Seksi Humas Polres Maros Ajun Komisaris Ahmad mengatakan ratusan personel dikerahkan, terutama di jalur padat seperti Trans Sulawesi Maros–Pangkep yang mulai mengalami kemacetan sejak Jumat (27/3).
"Di samping pengamanan jalur arus balik, Polres Maros juga memperkuat pengamanan di sejumlah objek wisata dan pusat keramaian yang mengalami peningkatan kunjungan selama libur Lebaran," kata Ahmad.
Pengamanan dilakukan di sejumlah titik, antara lain Taman Wisata Alam Bantimurung, kawasan wisata Rammang-Rammang, pusat perbelanjaan, wahana rekreasi air, hingga area Bandara Sultan Hasanuddin.
"Kehadiran personel di berbagai lokasi tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, baik yang melakukan perjalanan kembali maupun yang memanfaatkan waktu libur bersama keluarga," ucapnya.