Arus Mudik Lebaran: Bandara Syamsudin Noor Layani Puluhan Ribu Penumpang
Bandara Internasional Syamsudin Noor mencatat lonjakan signifikan dalam arus mudik Lebaran, melayani 78.624 penumpang hingga H-1 Lebaran. Simak detail lengkap aktivitas Arus Mudik Bandara Syamsudin Noor.
Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menjadi titik sentral aktivitas mudik Lebaran yang padat tahun ini, melayani puluhan ribu penumpang. Tercatat sebanyak 78.624 penumpang telah dilayani hingga H-1 Lebaran, Jumat (20/3), menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk pulang kampung.
Seluruh penumpang ini bergerak melalui 741 penerbangan yang beroperasi, baik untuk keberangkatan dari Banjarbaru maupun kedatangan. Angka ini secara jelas menggambarkan peran krusial Bandara Syamsudin Noor sebagai gerbang utama bagi mobilitas masyarakat Kalimantan Selatan selama periode libur panjang ini.
Ahmad Zulfian Noor, Branch Communication & CSR Department Head Bandara Internasional Syamsudin Noor, menyampaikan data ini di Banjarbaru pada Sabtu (21/3). Ia menegaskan bahwa layanan optimal tetap menjadi prioritas utama bandara, meskipun jumlah penumpang mulai menunjukkan penurunan menjelang hari raya.
Fluktuasi Jumlah Penumpang dan Penambahan Penerbangan Arus Mudik
Periode arus mudik Lebaran di Bandara Internasional Syamsudin Noor menunjukkan dinamika jumlah penumpang yang menarik perhatian. Puncak kepadatan tercatat pada Sabtu (14/3), seminggu sebelum Lebaran, dengan jumlah mencapai 12.258 orang penumpang. Pada hari tersebut, bandara berhasil mengelola 104 penerbangan, menjadikannya hari tersibuk dalam catatan arus mudik.
Namun, seiring dengan semakin dekatnya hari raya Lebaran, tren jumlah penumpang mulai menunjukkan penurunan yang signifikan. Pada H-1 Lebaran, Jumat (20/3), aktivitas penumpang tercatat hanya sebanyak 6.895 orang. Angka ini dilayani melalui 72 penerbangan, menunjukkan bahwa sebagian besar pemudik telah mencapai tujuan mereka.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan memastikan semua pemudik terlayani dengan baik, Bandara Syamsudin Noor telah menyiapkan 47 penerbangan ekstra. Penambahan kapasitas ini merupakan langkah strategis untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat dan meminimalisir potensi penumpukan penumpang selama periode sibuk ini.
Optimalisasi Layanan dan Peran Posko Terpadu
Meskipun jumlah penumpang pada hari Lebaran dan sehari sebelumnya tidak sebanyak hari-hari puncak, Bandara Syamsudin Noor tetap berkomitmen penuh untuk menjaga kualitas layanan. Seluruh fasilitas dan personel disiagakan untuk memastikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan aman bagi setiap pemudik.
Penyiagaan petugas di Posko Terpadu Angkutan Udara merupakan salah satu upaya utama dalam menjaga kelancaran operasional. Posko ini berperan penting dalam memberikan informasi, menangani keluhan, serta mengkoordinasikan berbagai kebutuhan mendesak yang mungkin dihadapi oleh penumpang selama periode mudik.
Posko Terpadu Angkutan Udara ini dijadwalkan akan terus beroperasi hingga 30 Maret 2026 mendatang. Periode operasional yang panjang ini dirancang untuk mencakup seluruh fase arus mudik hingga puncak arus balik, memastikan dukungan penuh bagi para pemudik hingga mereka kembali ke tempat asal.
Sumber: AntaraNews