H-2 Lebaran 2026, Puncak Arus Mudik Bandara Iskandar Pangkalan Bun Capai 2.600 Penumpang
Bandara Iskandar Pangkalan Bun mencatat lonjakan signifikan penumpang pada puncak arus mudik Lebaran 2026, mencapai 2.600 orang pada H-2 Idul Fitri.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Iskandar Pangkalan Bun, Asri Alie, memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada Rabu, 19 Maret 2026. Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, memberangkatkan sekitar 2.600 penumpang. Perkiraan ini bertepatan dengan H-2 perayaan Hari Raya Idul Fitri dan dimulainya libur cuti bersama Lebaran 2026.
Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang ini, pihak bandara telah menyiapkan 12 armada pesawat. Penerbangan ini melayani keberangkatan para pemudik dari Bandara Iskandar Pangkalan Bun. Total 12 penerbangan ini merupakan upaya fasilitas bagi masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halaman.
Tiga maskapai utama, yaitu Batik Air, NAM Air, dan Wings Air, beroperasi selama momen arus mudik ini. Mereka menyediakan layanan penerbangan untuk berbagai rute populer. Komitmen pelayanan prima menjadi fokus utama bagi UPBU Iskandar Pangkalan Bun.
Lonjakan Penumpang dan Kesiapan Armada di Puncak Arus Mudik
Pada puncak arus mudik Lebaran 2026, Bandara Iskandar Pangkalan Bun mencatat pergerakan penumpang yang signifikan. Sebanyak 2.600 pemudik diberangkatkan dari bandara ini pada H-2 Idul Fitri. Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk pulang kampung.
Kepala UPBU Iskandar Pangkalan Bun, Asri Alie, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengantisipasi lonjakan ini. Dua belas penerbangan disiapkan untuk melayani para pemudik. Setiap penerbangan dioptimalkan untuk memastikan kelancaran proses keberangkatan.
Total pergerakan pesawat mencapai 24, meliputi proses lepas landas dan pendaratan. Kesiapan ini penting untuk menjaga operasional bandara tetap efisien. Koordinasi antarpihak terkait juga terus dilakukan secara intensif.
Rute Favorit dan Maskapai Pendukung Arus Mudik Lebaran
Tiga maskapai besar turut serta dalam melayani arus mudik Lebaran 2026 melalui Bandara Iskandar Pangkalan Bun. Batik Air, NAM Air, dan Wings Air menjadi pilihan utama bagi para pemudik. Kehadiran maskapai ini memastikan ketersediaan kursi yang memadai.
Berbagai rute penerbangan telah disiapkan untuk mengakomodasi kebutuhan pemudik. Rute favorit pada puncak arus mudik ini adalah Pangkalan Bun - Semarang dan Pangkalan Bun - Jakarta. Kedua rute tersebut menunjukkan permintaan yang sangat tinggi.
Berikut adalah rincian penerbangan yang beroperasi pada puncak arus mudik:
- NAM Air: Semarang - Pangkalan Bun (Pulang - Pergi) dua kali.
- NAM Air: Jakarta - Pangkalan Bun (Pulang - Pergi) dua kali.
- NAM Air: Surabaya - Pangkalan Bun (Pulang - Pergi) satu kali.
- Batik Air: Semarang - Pangkalan Bun (Pulang - Pergi) dua kali.
- Batik Air: Jakarta - Pangkalan Bun (Pulang - Pergi) dua kali.
- Batik Air: Surabaya - Pangkalan Bun (Pulang - Pergi) satu kali.
- Wings Air: Pangkalan Bun - Ketapang satu kali.
Rute-rute ini dipilih berdasarkan data permintaan penumpang yang tinggi. Penambahan frekuensi penerbangan pada rute favorit membantu mengurangi penumpukan. Hal ini juga memberikan lebih banyak pilihan bagi para pemudik.
Komitmen Pelayanan Prima dan Keselamatan Penerbangan
Asri Alie menegaskan komitmen UPBU Iskandar Pangkalan Bun untuk memberikan pelayanan prima. Kenyamanan dan keamanan penumpang menjadi prioritas utama selama periode Angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah. Pihak bandara terus berupaya meningkatkan kualitas layanan.
Komitmen ini sejalan dengan pedoman Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Pedoman tersebut dikenal dengan prinsip 3S + 1C. Prinsip ini meliputi Safety (Keselamatan), Security (Keamanan), Service (Pelayanan), serta Compliance (Pemenuhan terhadap aturan yang berlaku).
Penerapan prinsip 3S + 1C memastikan seluruh operasional bandara memenuhi standar tertinggi. Ini mencakup pemeriksaan keamanan yang ketat dan fasilitas yang memadai. Tujuannya adalah menciptakan pengalaman mudik yang aman dan nyaman bagi semua penumpang.
Sumber: AntaraNews