Arus mudik Lebaran 2026 telah menunjukkan peningkatan volume lalu lintas yang signifikan, khususnya di Gerbang Tol (GT) Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten. Peningkatan ini terpantau pada H-3 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, dengan kendaraan pribadi dan bus penumpang mendominasi jalur menuju Pelabuhan Merak. Situasi ini mengindikasikan puncak mobilitas masyarakat yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman.
Pantauan di lapangan pada Rabu (18/3) dini hari menunjukkan antrean panjang kendaraan yang mengular, menandakan tingginya animo pemudik. Kesibukan juga terlihat di beberapa pintu GT Cikupa yang dioperasikan, di mana para pengendara melakukan transaksi pembayaran tol. Fenomena ini menjadi perhatian utama bagi pengelola jalan tol dan pihak terkait dalam mengantisipasi lonjakan lebih lanjut.
Tidak hanya arah menuju Pelabuhan Merak, arus lalu lintas dari arah Banten menuju Jakarta juga mulai menunjukkan peningkatan kepadatan. Hal ini mencerminkan dinamika pergerakan masyarakat yang tidak hanya berpusat pada arus mudik, tetapi juga pergerakan dari daerah penyangga menuju ibu kota. Persiapan matang diperlukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan bagi seluruh pengguna jalan.
Advertisement
Advertisement
Data dari PT Marga Mandalasakti (MMS), pengelola Tol Tangerang-Merak, mencatat volume lalu lintas yang substansial. Sejak H-5 Lebaran, sekitar 165.000 kendaraan telah melintas menuju Pelabuhan Merak. Total kendaraan yang memasuki ruas Tol Tangerang-Merak dari H-10 (11 Maret) hingga 16 Maret 2026 mencapai 248.575 kendaraan.
Meskipun lalu lintas harian pada periode tersebut tercatat 52.432 kendaraan, angka ini menunjukkan penurunan 4,92 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Namun, volume ini 4,36 persen lebih tinggi dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal. Untuk arus lalu lintas keluar (Exit) Gerbang Tol Merak menuju Pelabuhan Merak dan sekitarnya pada 11–16 Maret 2026, tercatat sebanyak 66.016 kendaraan.
Pada Senin, 16 Maret, volume lalu lintas keluar Gerbang Tol Merak mencapai 13.717 kendaraan, turun 19,41 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Namun, angka ini meningkat 57,29 persen dibandingkan dengan LHR normal. Fluktuasi data ini menunjukkan pola pergerakan pemudik yang dinamis dan perlu dianalisis lebih lanjut untuk penanganan yang efektif.
Advertisement
Advertisement
PT MMS memproyeksikan bahwa sedikitnya 3,5 juta kendaraan akan melintas di ruas Tol Tangerang-Merak selama periode mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Angka proyeksi ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencapai 3,4 juta kendaraan. Tren kenaikan trafik volume arus lalu lintas ini diprediksi meningkat hingga mencapai 2,5 persen hingga 2,8 persen lebih tinggi dibandingkan volume lalu lintas total di tahun 2025.
Puncak arus mudik Lebaran, khususnya di jalur tol, diprediksi terjadi pada 18-19 Maret 2026. Pada periode tersebut, trafik kendaraan diperkirakan akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas Astra Toll Tangerang-Merak PT MMS, Uswatun Hasanah, menjelaskan bahwa prediksi puncak ini didasarkan pada tren trafik yang menuju ke ruas Tangerang-Merak, yang rata-rata mengarah ke Pelabuhan Merak.
Antisipasi terhadap puncak arus mudik ini menjadi krusial bagi pengelola jalan tol dan aparat keamanan. Berbagai strategi telah disiapkan untuk mengurai kepadatan dan memastikan kelancaran perjalanan para pemudik. Koordinasi antarinstansi juga terus diperkuat untuk menghadapi potensi lonjakan kendaraan yang lebih besar.
Advertisement
Sumber: AntaraNews