Lonjakan Kendaraan di Ruas MBZ Capai 101 Persen pada H-5 Lebaran, Pemudik Padati Tol
Volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta via Ruas MBZ melonjak 101 persen pada H-5 Lebaran 1447 H, menandai tingginya mobilitas pemudik gelombang kedua.
PT. Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat lonjakan signifikan volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ). Lonjakan ini terjadi pada H-5 Idul Fitri 1447 Hijriah, tepatnya Senin (16/2/2026), menunjukkan mobilitas pemudik kembali tinggi pada periode puncak arus mudik gelombang kedua.
General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT. JJC, Desti Anggraeni, menjelaskan bahwa data lalu lintas menunjukkan 44.075 kendaraan bergerak dari Jakarta menuju Cikampek via Ruas MBZ. Angka ini naik 101,33 persen dari lalu lintas normal yang hanya 21.892 kendaraan.
Peningkatan volume lalu lintas ini secara keseluruhan mencapai 73.871 kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ pada kedua arah. Kondisi ini secara jelas menggambarkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Lebaran tahun ini.
Peningkatan Drastis Arus Mudik di Ruas MBZ
PT. Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mengumumkan adanya peningkatan volume kendaraan yang sangat signifikan di Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ). Peningkatan ini terjadi pada H-5 Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan lonjakan mencapai 101,33 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT. JJC, Desti Anggraeni, menjelaskan bahwa lonjakan tersebut menunjukkan mobilitas pemudik yang kembali tinggi. Ini merupakan bagian dari periode puncak arus mudik gelombang kedua menjelang Lebaran. Sebanyak 44.075 kendaraan tercatat meninggalkan Jakarta menuju Cikampek melalui ruas jalan ini.
Angka tersebut jauh melampaui rata-rata lalu lintas normal yang hanya sekitar 21.892 kendaraan. Data ini mengindikasikan bahwa banyak masyarakat memilih Ruas MBZ untuk perjalanan mudik mereka. Fenomena ini menjadi perhatian utama bagi pengelola jalan tol dalam mengantisipasi kepadatan.
Mobilitas Dua Arah dan Total Volume Kendaraan
Tidak hanya arus keluar Jakarta, volume lalu lintas kendaraan yang menuju Jakarta juga mengalami peningkatan. Tercatat sebanyak 29.796 kendaraan melintas menuju Ibu Kota. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 26,01 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 23.646 kendaraan.
Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat tidak hanya terfokus pada arus mudik saja. Namun juga terdapat pergerakan signifikan ke arah sebaliknya. Hal ini perlu diperhatikan dalam manajemen lalu lintas secara keseluruhan.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ pada kedua arah mencapai 73.871 kendaraan. Peningkatan volume lalu lintas ini secara jelas menggambarkan tingginya mobilitas masyarakat. Kondisi ini terjadi menjelang Hari Raya Lebaran tahun ini.
Imbauan Keselamatan untuk Pengguna Jalan Tol MBZ
PT. Jasamarga Jalanlayang Cikampek terus mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ. Mereka diminta untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Hal ini penting untuk mendukung kelancaran dan keamanan mudik.
Pengguna jalan juga diminta untuk memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima. Selain itu, menjaga kecukupan daya listrik serta bahan bakar minyak juga sangat krusial. Antisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya hujan, juga perlu diperhatikan karena dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan.
Desti Anggraeni menegaskan pentingnya keselamatan berkendara. Tujuannya agar perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan. Pengguna jalan juga dapat mengakses informasi terkini maupun permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol melalui pusat panggilan 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133, Twitter @PTJASAMARGA serta aplikasi Travoy 4.5.
Sumber: AntaraNews