Arus Balik Lebaran MBZ Masih Tinggi di H+6, Puluhan Ribu Kendaraan Padati Tol Jakarta

Volume kendaraan menuju Jakarta via Jalan Layang MBZ pada H+6 Lebaran masih menunjukkan peningkatan signifikan. Arus balik Lebaran MBZ ini didominasi kendaraan yang kembali ke ibu kota, dengan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek mencatat lonjakan hingga 82,

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Arus Balik Lebaran MBZ Masih Tinggi di H+6, Puluhan Ribu Kendaraan Padati Tol Jakarta
Volume kendaraan menuju Jakarta via Jalan Layang MBZ pada H+6 Lebaran masih menunjukkan peningkatan signifikan. Arus balik Lebaran MBZ ini didominasi kendaraan yang kembali ke ibu kota, dengan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek mencatat lonjakan hingga 82, (AntaraNews)

PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek melaporkan bahwa arus balik kendaraan menuju Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) masih terpantau tinggi hingga H+6 Idul Fitri 1447 Hijriah, tepatnya Jumat (27/3/2026). Lonjakan volume lalu lintas ini menunjukkan bahwa fase kepulangan pemudik ke ibu kota masih berlangsung intensif. Desti Anggraeni, GM Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, menegaskan adanya peningkatan signifikan dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

Pada H+6 Lebaran, tercatat sebanyak 44.213 kendaraan melintas menuju Jakarta melalui Jalan Layang MBZ. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 82,87 persen jika dibandingkan dengan volume lalu lintas normal yang hanya mencapai 24.177 kendaraan. Peningkatan drastis ini mengindikasikan bahwa banyak pemudik yang memilih untuk kembali ke Jakarta pada periode akhir libur Lebaran.

Fenomena ini terjadi terutama pada periode pagi dan malam hari, di mana lonjakan kendaraan sangat terasa. Meskipun demikian, pihak Jasamarga memastikan bahwa lalu lintas secara umum masih terpantau lancar dan terkendali. Hal ini berkat dukungan pemantauan intensif serta kesiapsiagaan petugas operasional di lapangan.

Volume kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ menuju arah Jakarta pada H+6 Lebaran mencapai 44.213 unit. Angka ini jauh melampaui kondisi lalu lintas normal yang biasanya hanya sekitar 24.177 kendaraan. Desti Anggraeni menjelaskan bahwa peningkatan ini mencapai 82,87 persen, menunjukkan intensitas arus balik yang tinggi.

Peningkatan volume lalu lintas ini mengkonfirmasi bahwa puncak arus balik Lebaran masih berlanjut, dengan banyak pemudik yang kembali ke Jakarta. Sebaliknya, kendaraan yang meninggalkan arah Jakarta justru mengalami penurunan. Tercatat sebanyak 25.730 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun 17,16 persen dari lalu lintas normal sebanyak 31.060 kendaraan.

Data ini secara jelas menunjukkan dominasi pergerakan kendaraan yang kembali menuju Jakarta melalui Jalan Layang MBZ. Kondisi ini mencerminkan berakhirnya periode mudik dan dimulainya aktivitas normal di ibu kota. Pengurangan kendaraan keluar Jakarta juga menjadi indikator bahwa sebagian besar warga telah kembali setelah merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek terus mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan. Penting bagi pengemudi untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraannya prima sebelum melakukan perjalanan. Selain itu, kecukupan daya listrik serta bahan bakar minyak juga harus diperhatikan agar perjalanan berjalan lancar tanpa hambatan.

Pihak pengelola jalan tol juga mengingatkan pengguna jalan untuk mengantisipasi potensi perubahan cuaca, terutama kondisi hujan. Hujan dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan. Kesiapsiagaan terhadap kondisi cuaca ekstrem sangat penting untuk menjaga keamanan selama berkendara.

Untuk informasi terkini mengenai lalu lintas dan pelayanan jalan tol, pengguna jalan dapat menghubungi pusat panggilan 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133. Selain itu, informasi juga tersedia melalui akun Twitter @PTJASAMARGA serta aplikasi Travoy 4.5 yang tersedia untuk pengguna iOS dan Android. Fasilitas ini disediakan untuk memastikan perjalanan pemudik tetap aman dan nyaman hingga tujuan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi