PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, mencatat lonjakan signifikan pergerakan penumpang menjelang Idulfitri. Hingga H-2 Lebaran pada Kamis (19/3), jumlah penumpang yang dilayani telah mencapai 1.231.796 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat yang tinggi selama periode libur panjang.
General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengungkapkan bahwa secara kumulatif, bandara tersebut telah melayani 1.231.796 penumpang dengan 8.211 pergerakan pesawat dari tanggal 13 hingga 19 Maret. Kenaikan ini merepresentasikan peningkatan 8,3 persen pada jumlah penumpang dan 5,7 persen pada pergerakan pesawat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat ini menegaskan tingginya mobilitas publik selama masa libur Idulfitri, baik untuk mudik maupun berlibur. Ini juga mencerminkan kepercayaan masyarakat yang kuat terhadap layanan transportasi udara.
Advertisement
Advertisement
Heru Karyadi menjelaskan bahwa pertumbuhan ini sebagian besar didorong oleh peningkatan lalu lintas domestik. Tercatat 918.268 penumpang domestik, menunjukkan kenaikan 11,3 persen. Sementara itu, lalu lintas internasional relatif stabil dengan 313.528 penumpang.
Data ini menggarisbawahi preferensi masyarakat Indonesia untuk melakukan perjalanan di dalam negeri selama periode libur Lebaran. Destinasi domestik menjadi pilihan utama bagi para pemudik dan wisatawan yang memanfaatkan libur panjang.
Peningkatan ini juga menjadi indikator pemulihan sektor penerbangan pascapandemi. Kepercayaan publik terhadap keamanan dan kenyamanan perjalanan udara terus meningkat seiring dengan perbaikan layanan.
Advertisement
“Peningkatan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat menunjukkan tingginya mobilitas publik selama periode libur Idulfitri, baik untuk mudik maupun liburan. Ini juga menunjukkan kepercayaan publik terhadap layanan transportasi udara,” ujar Heru Karyadi.
Advertisement
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta telah terjadi pada 18 Maret, atau tiga hari sebelum Idulfitri. Pada tanggal tersebut, bandara melayani 191.173 penumpang, baik keberangkatan maupun kedatangan.
Angka ini meningkat 4,4 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2025, yang mencatat 183.141 penumpang. Hal ini mengkonfirmasi tren peningkatan lalu lintas penumpang selama musim libur Idulfitri tahun ini.
Dari sisi operasional penerbangan, Bandara Soekarno-Hatta juga mencatat 1.229 pergerakan pesawat selama puncak musim mudik. Pergerakan ini melayani rute domestik dan internasional.
Advertisement
Sementara itu, puncak arus balik di Bandara Soekarno-Hatta diprediksi akan terjadi pada 28 Maret 2026. Diperkirakan 198.387 penumpang akan dilayani melalui 1.221 penerbangan pada tanggal tersebut.
Advertisement
Rute perjalanan populer selama libur Idulfitri didominasi oleh destinasi domestik. Beberapa tujuan favorit meliputi Denpasar, Medan, Makassar, Surabaya, dan Padang.
Untuk rute internasional, Singapura dan Kuala Lumpur tetap menjadi pilihan favorit penumpang. Kedua kota ini terus menarik minat pelancong dari Indonesia.
Heru Karyadi menjelaskan, meskipun terjadi lonjakan lalu lintas yang signifikan, operasional bandara tetap berjalan lancar. Hal ini berkat penguatan koordinasi antarlembaga dan optimalisasi layanan di seluruh area terminal.
Advertisement
“Kami terus memastikan kesiapan operasional di semua lini, mulai dari fasilitas, personel, hingga alur layanan, semuanya demi penumpang merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar selama periode libur Idulfitri,” tegasnya.
Sumber: AntaraNews