PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) telah mengumumkan kesiapan empat bandara yang dikelolanya untuk memfasilitasi layanan Mecca Route bagi calon jemaah haji 2026. Layanan ini bertujuan untuk mempermudah proses imigrasi jemaah setibanya di Arab Saudi.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menjelaskan bahwa fasilitas Mecca Route ini merupakan inisiatif Keimigrasian Arab Saudi. Pemeriksaan paspor akan dilakukan lebih awal di bandara embarkasi keberangkatan di Indonesia, sehingga mempermudah jemaah haji ketika tiba di bandara Jeddah atau Madinah.
Empat bandara yang dilengkapi fasilitas penting ini adalah Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Adi Soemarmo Solo. Persiapan ini merupakan bagian dari upaya mendukung kelancaran ibadah haji tahun depan.
Advertisement
Advertisement
Layanan Mecca Route adalah fasilitas keimigrasian dari Arab Saudi yang memungkinkan pemeriksaan paspor jemaah haji dilakukan di Indonesia. Hal ini secara signifikan mempercepat proses kedatangan jemaah di bandara Jeddah atau Madinah. InJourney Airports berkomitmen penuh mendukung implementasi fasilitas ini dengan menyediakan sarana dan prasarana.
Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menjadi salah satu bandara yang pertama kali tersedia fasilitas Mecca Route ini. Dukungan InJourney Airports mencakup penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi antrean dan waktu tunggu jemaah di Tanah Suci.
Untuk bandara yang terdapat Mecca Route, pemeriksaan keamanan sebelum keberangkatan dilakukan di asrama haji. InJourney Airports menyiapkan personel Aviation Security terlatih untuk tugas ini. Mereka juga menyediakan peralatan seperti x-ray, walk-through metal detector (WTMD), serta hand-held metal detector (HHTD), untuk melakukan pemeriksaan orang dan barang bawaan di asrama haji.
Advertisement
Advertisement
Selain fasilitas Mecca Route, InJourney Airports juga memastikan kesiapan layanan di 19 bandara keberangkatan lainnya. Total 205.333 calon jemaah haji dari seluruh Indonesia akan diberangkatkan mulai 22 April 2026. Koordinasi berkelanjutan dengan seluruh pihak terkait terus dilakukan.
Seluruh bandara embarkasi haji dan haji antara telah dipastikan siap melayani keberangkatan jemaah. Infrastruktur udara penting seperti runway, taxiway, dan apron juga telah disiapkan. Ini untuk mendukung operasional pesawat berbadan lebar, seperti Boeing 777 dan Airbus A330 untuk penerbangan haji.
Sebanyak 14 bandara yang dikelola InJourney ditetapkan pemerintah menjadi embarkasi haji untuk melayani keberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci. Sementara itu, lima bandara lainnya berfungsi sebagai embarkasi haji antara atau tempat keberangkatan jamaah haji dari kota asal ke bandara embarkasi. Bandara Internasional Yogyakarta bahkan secara perdana ditetapkan menjadi embarkasi haji sebagai layanan keberangkatan jamaah menuju Tanah Suci.
Advertisement
Advertisement
InJourney Airports telah merinci daftar bandara yang akan melayani keberangkatan jemaah haji. Bandara Internasional Yogyakarta akan melayani keberangkatan jamaah haji ke Jeddah dan Madinah untuk pertama kalinya sejak beroperasi pada 2019. Ini menandai peningkatan kapasitas layanan haji di Indonesia.
-
14 Bandara Embarkasi Haji:
- Bandara Internasional Yogyakarta
- Bandara Soekarno-Hatta Tangerang
- Bandara Juanda Surabaya
- Bandara Adi Soemarmo Solo
- Bandara Kertajati Majalengka
- Bandara Sultan Hasanuddin Makassar
- Bandara Hang Nadim Batam
- Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin
- Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang
- Bandara Kualanamu Deli Serdang
- Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan
- Bandara Zainuddin Abdul Madjid Lombok
- Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh
- Bandara Minangkabau Padang
- Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
- Bandara Radin Inten II Lampung
- Bandara Depati Amir Pangkalpinang
- Bandara Sultan Thaha Jambi
- Bandara Pattimura Ambon
Advertisement
Sumber: AntaraNews