InJourney Airports Siapkan Penerbangan Tambahan Arus Balik Lebaran 2026, Antisipasi Lonjakan Penumpang
InJourney Airports bersama maskapai menyiapkan penerbangan tambahan arus balik Lebaran 2026 untuk mengantisipasi lonjakan signifikan jumlah penumpang di 37 bandara kelolaan mereka.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) bersama maskapai penerbangan telah mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan penerbangan tambahan (extra flight). Kebijakan ini menyusul peningkatan lalu lintas penerbangan yang signifikan selama periode arus balik angkutan Lebaran 2026. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kelancaran perjalanan udara bagi masyarakat yang kembali dari mudik.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menyatakan bahwa pihaknya bersama para pemangku kepentingan, terutama maskapai, terus mengoptimalkan slot time di bandara. Optimalisasi ini dilakukan salah satunya melalui pengoperasian penerbangan tambahan oleh maskapai. Hal ini sejalan dengan tren peningkatan permintaan perjalanan udara pada periode arus balik.
Seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports telah mengantisipasi lonjakan trafik ini dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada. Ini termasuk pengaturan slot time penerbangan atau ketersediaan waktu di bandara untuk keberangkatan dan kedatangan pesawat, dengan tetap memperhatikan kapasitas bandara pada jam-jam puncak.
Peningkatan Trafik Penumpang dan Optimalisasi Slot Time
Data menunjukkan adanya peningkatan pergerakan penumpang pesawat yang signifikan di 37 bandara yang dikelola InJourney Airports. Pada 22 Maret 2026, tercatat 468.604 penumpang dengan 3.265 penerbangan. Angka ini kemudian melonjak sekitar 14,4 persen pada 23 Maret 2026, mencapai 536.109 penumpang dengan 3.636 penerbangan.
Kenaikan jumlah penumpang terus berlanjut pada 24 Maret 2026, mencapai 583.815 penumpang, atau naik 8,9 persen dibandingkan hari sebelumnya. Pertumbuhan permintaan perjalanan udara ini menjadi dasar utama bagi InJourney Airports dan maskapai untuk menambah kapasitas penerbangan.
Sebagai pengelola bandara, InJourney Airports memastikan ketersediaan slot time yang memadai untuk extra flight yang dioperasikan maskapai. Seluruh bandara juga disiagakan 24 jam untuk menyesuaikan kebutuhan maskapai. Ini adalah upaya untuk menjaga kelancaran operasional di tengah kepadatan lalu lintas.
Detail Penerbangan Tambahan dan Komitmen Layanan
InJourney Airports telah mencatat pengoperasian penerbangan tambahan yang substansial. Pada periode angkutan Lebaran 13-21 Maret 2026, sekitar 2.400 extra flight telah dioperasikan di berbagai rute. Angka ini menunjukkan komitmen kuat dalam melayani kebutuhan masyarakat.
Khusus pada periode arus balik, jumlah extra flight juga terus meningkat. Pada 22 Maret 2026, dioperasikan 124 extra flight, kemudian pada 23 Maret 2026 menjadi 211 extra flight. Puncaknya pada 24 Maret 2026, mencapai 284 extra flight, dan pada 25 Maret 2026 direncanakan ada sebanyak 119 extra flight.
Penerbangan tambahan ini berada di luar jadwal penerbangan reguler dan jumlahnya masih berpotensi bertambah hingga periode angkutan Lebaran berakhir pada 30 Maret 2026. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen InJourney Airports dalam memperkuat konektivitas dan aksesibilitas transportasi udara di Indonesia.
Fokus Pelayanan Arus Balik dan Proyeksi Penumpang
Fokus utama InJourney Airports pada arus balik tidak hanya pada penambahan penerbangan, tetapi juga pada aspek pelayanan lainnya. Ini mencakup penanganan bagasi penumpang pesawat, aksesibilitas dari dan menuju bandara, serta ketersediaan transportasi publik di bandara.
Berbagai peningkatan fasilitas sarana dan prasarana telah dilakukan, serta koordinasi erat dengan pemangku kepentingan terkait. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan kecepatan dalam penanganan bagasi, ketersediaan transportasi publik, dan aksesibilitas bandara.
Sepanjang angkutan Lebaran 2026, bandara-bandara InJourney Airports diproyeksikan akan melayani sekitar sembilan juta penumpang pesawat. InJourney Airports bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus memantau perkembangan trafik dan memastikan kelancaran pelayanan di bandar udara hingga periode arus balik berakhir.
Sumber: AntaraNews