Dishut Kalsel Kaji Kedondong Hutan untuk Rehabilitasi Lahan Kritis, Adaptasi Sukses dari NTT
Dishut Kalsel mengkaji potensi kedondong hutan sebagai solusi inovatif rehabilitasi lahan kritis, terinspirasi dari NTT. Tanaman ini berpotensi mengubah lahan gersang Kalsel dan membantu antisipasi karhutla.
Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) sedang melakukan kajian mendalam terhadap pemanfaatan tanaman kedondong hutan. Kajian ini bertujuan untuk mencari alternatif efektif dalam rehabilitasi lahan kritis di wilayah tersebut. Langkah ini diambil setelah Dishut Kalsel mempelajari keberhasilan penggunaan vegetasi serupa di Nusa Tenggara Timur.
Studi tiru tersebut dilakukan pada kawasan kering dan berbatu di Pulau Papagarang, Kabupaten Manggarai Barat. Keberhasilan kedondong hutan di sana menunjukkan potensi besar untuk diterapkan pada kondisi lahan yang serupa di Kalimantan Selatan. Kepala Dishut Kalsel, Fathimatuzzahra, menyatakan bahwa tanaman ini sangat berpotensi mendukung pemulihan lingkungan.
Pemanfaatan kedondong hutan diharapkan dapat menjadi solusi adaptif bagi kawasan yang mengalami degradasi. Terutama, wilayah dengan karakteristik lahan kering dan berbatu yang sulit ditanami vegetasi lain. Beberapa batang kedondong hutan bahkan sudah dibawa untuk uji coba penanaman di Kalsel.
Potensi Kedondong Hutan dalam Pemulihan Lingkungan
Tanaman kedondong hutan menunjukkan potensi luar biasa untuk mendukung upaya rehabilitasi hutan dan lahan di Indonesia. Keberhasilannya terbukti pada kawasan Taman Nasional Komodo, khususnya di Pulau Papagarang, Nusa Tenggara Timur. Kondisi lahan di sana yang kering dan berbatu ternyata mampu ditumbuhi dengan baik oleh vegetasi ini.
Fathimatuzzahra menjelaskan bahwa studi tiru Dishut Kalsel mengidentifikasi kedondong hutan sebagai alternatif menjanjikan. Tanaman ini mampu tumbuh pada kondisi lahan yang relatif sulit ditanami. Hal ini menjadikannya pilihan yang layak untuk dikaji lebih lanjut di berbagai wilayah kritis.
Adaptasi kedondong hutan terhadap lingkungan ekstrem menjadi kunci utama. Kemampuannya bertahan di lahan kering dan berbatu memberikan harapan baru bagi program rehabilitasi. Ini sangat penting untuk memulihkan fungsi ekologis di daerah yang tergradasi parah.
Penerapan Kedondong Hutan di Kalimantan Selatan
Dishut Kalsel melihat beberapa kawasan di Kalimantan Selatan memiliki karakteristik lahan yang cocok untuk pendekatan serupa. Kawasan seperti Bukit Batu dan Pamaton menjadi target utama untuk uji coba penanaman kedondong hutan. Wilayah-wilayah ini memerlukan solusi rehabilitasi yang adaptif dan efektif.
Pola rehabilitasi menggunakan kedondong hutan berpotensi diterapkan secara luas di Kalsel. Ini mencakup upaya rehabilitasi hutan dan lahan, rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS), hingga reklamasi pada lahan kritis. Keberadaan vegetasi adaptif sangat krusial untuk mempercepat pemulihan fungsi lingkungan.
Beberapa batang kedondong hutan telah dibawa ke Kalimantan Selatan untuk uji coba penanaman. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Dishut Kalsel dalam mencari solusi inovatif. Tujuannya adalah mengatasi masalah degradasi lahan dan memperkuat ketahanan ekosistem.
Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau
Di tengah upaya rehabilitasi, Dishut Kalsel juga meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang mulai terasa di beberapa wilayah. Peningkatan suhu dan potensi kekeringan memicu risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Oleh karena itu, langkah antisipasi menjadi prioritas utama.
Fathimatuzzahra menjelaskan bahwa berbagai upaya dilakukan untuk menekan risiko karhutla. Ini meliputi penyiapan peralatan pemadam, penguatan kesiapan posko siaga, serta peningkatan patroli di kawasan rawan kebakaran. Pemantauan lapangan juga intensif dilakukan untuk deteksi dini.
Langkah-langkah antisipasi karhutla ini sangat penting untuk menjaga keberhasilan program rehabilitasi hutan dan lahan. Kebakaran dapat dengan cepat merusak upaya pemulihan yang telah dilakukan. Sinergi antara rehabilitasi dan pencegahan bencana menjadi kunci keberlanjutan lingkungan.
Sumber: AntaraNews