Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, telah mengambil langkah proaktif dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Mereka menyiagakan tiga unit mobil suplai air sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah setempat menanggulangi karhutla. Kesiapan ini menunjukkan komitmen PDAM Tirta Raja dalam mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah tersebut.
Direktur PDAM Tirta Raja, Bertho Darmo Poedjo Asmanto, menyatakan bahwa armada suplai air ini disiapkan sebagai bentuk partisipasi aktif perusahaan. Langkah ini bertujuan untuk membantu penanganan bencana kabut asap yang seringkali timbul akibat karhutla di OKU. Keterlibatan PDAM Tirta Raja diharapkan dapat meminimalkan dampak buruk karhutla terhadap lingkungan dan kesehatan warga.
Selain menyiagakan armada dan personel, PDAM Tirta Raja juga memastikan ketersediaan pasokan air bersih dari empat titik hidran utama. Pompa air dan berbagai peralatan pendukung lainnya juga telah disiapkan untuk memastikan kelancaran operasi. Bertho menegaskan bahwa pihaknya siap menyuplai air selama 24 jam apabila diperlukan dalam upaya penanggulangan karhutla di wilayah Kabupaten OKU.
Advertisement
Advertisement
Dalam menghadapi ancaman karhutla, PDAM Tirta Raja telah mempersiapkan secara matang berbagai sumber daya yang dimiliki. Tiga unit mobil suplai air telah disiagakan penuh untuk mobilitas cepat ke lokasi kebakaran. Armada ini akan menjadi tulang punggung dalam penyediaan air untuk pemadaman api, terutama di area yang sulit dijangkau oleh sumber air lainnya.
Tidak hanya itu, kesiapan pasokan air bersih juga menjadi prioritas utama PDAM Tirta Raja. Empat titik hidran strategis telah diperiksa dan dipastikan berfungsi optimal. Ketersediaan hidran ini sangat krusial untuk mengisi ulang mobil suplai air atau sebagai sumber air langsung jika memungkinkan.
Bertho Darmo Poedjo Asmanto menekankan bahwa personel PDAM Tirta Raja juga telah disiapkan dan dilatih untuk mendukung operasi penanggulangan karhutla. Mereka akan bekerja sama dengan tim penanggulangan bencana lainnya di lapangan. Kesiapan ini mencerminkan koordinasi yang baik antara PDAM Tirta Raja dengan pihak-pihak terkait dalam menghadapi situasi darurat.
Advertisement
Advertisement
Keterlibatan PDAM Tirta Raja dalam penanganan karhutla merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pelayanan ini tidak hanya terbatas pada penyediaan air bersih sehari-hari, tetapi juga meluas ke dukungan dalam berbagai upaya kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Ini menunjukkan bahwa PDAM Tirta Raja memiliki visi yang lebih luas dalam melayani publik.
Dukungan armada, personel, dan suplai air ini diharapkan dapat mempercepat langkah penanganan kebakaran di OKU. Selain itu, upaya ini juga bertujuan untuk meminimalkan dampak kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat secara luas. Dengan demikian, PDAM Tirta Raja berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas hidup warga.
Bertho menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen perusahaan untuk mendukung terciptanya keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat Kabupaten OKU. Tanggung jawab ini menjadi landasan bagi setiap tindakan yang diambil oleh PDAM Tirta Raja. Mereka berupaya menjadi bagian integral dari solusi permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Selain upaya dari pihak PDAM Tirta Raja, peran aktif masyarakat dalam mencegah karhutla juga sangat ditekankan. Direktur Bertho Darmo Poedjo Asmanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Praktik pembakaran lahan merupakan salah satu penyebab utama terjadinya karhutla yang merugikan banyak pihak.
Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan titik api atau indikasi awal kebakaran. Laporan cepat dapat membantu tim penanggulangan bencana untuk bertindak lebih awal dan mencegah api meluas. Respons yang cepat dari masyarakat sangat penting dalam upaya mitigasi bencana ini.
Pencegahan merupakan langkah paling penting dan efektif dalam menghadapi karhutla. Bertho berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan bersama-sama menjaga wilayah OKU agar terhindar dari bencana karhutla. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat adalah kunci utama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan lestari.
Advertisement
Sumber: AntaraNews