Trafik Pesawat Bandara Palembang Naik 10,5 Persen Jelang Lebaran 2026, Siap Layani Pemudik

Jelang Lebaran 2026, trafik pesawat di Bandara Palembang melonjak 10,5 persen, menunjukkan kesiapan optimal dalam melayani mobilitas masyarakat dan pemudik.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Trafik Pesawat Bandara Palembang Naik 10,5 Persen Jelang Lebaran 2026, Siap Layani Pemudik
Jelang Lebaran 2026, trafik pesawat di Bandara Palembang melonjak 10,5 persen, menunjukkan kesiapan optimal dalam melayani mobilitas masyarakat dan pemudik. (AntaraNews)

Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang mencatat peningkatan signifikan pada trafik pergerakan pesawat menjelang Lebaran 2026. Kenaikan ini mencapai 10,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menandakan aktivitas penerbangan yang semakin padat di pintu gerbang udara Sumatera Selatan ini.

Executive General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shabab, mengungkapkan bahwa pada Kamis (19/3/2026), total pergerakan pesawat mencapai 84 penerbangan. Sebanyak 19 penerbangan di antaranya merupakan extra flight yang seluruhnya terealisasi, menunjukkan respons cepat bandara terhadap peningkatan permintaan.

Realisasi harian pergerakan pesawat yang mencapai 84 movement ini mengindikasikan pertumbuhan sebesar 10,5 persen dibandingkan tahun 2025. Peningkatan ini menjadi fokus utama pengelola bandara dalam memastikan kelancaran operasional dan kenyamanan penumpang selama musim mudik Lebaran.

Pengelola Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang mencatat total 84 pergerakan pesawat pada Kamis (19/3/2026), dengan 19 penerbangan di antaranya merupakan extra flight yang terealisasi 100 persen. Angka ini menunjukkan pertumbuhan 10,5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, menegaskan peningkatan aktivitas penerbangan jelang Lebaran 2026.

Meskipun trafik pesawat mengalami lonjakan, jumlah penumpang tercatat relatif stabil di angka 12.156 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, sektor kargo justru menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 29,5 persen, dengan total angkutan mencapai 23,3 ton.

Peningkatan kargo ini mengindikasikan adanya peningkatan aktivitas distribusi barang atau logistik menjelang hari raya. Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi manajemen bandara untuk memastikan semua proses berjalan efisien dan aman.

Tingkat ketepatan waktu penerbangan (on time performance/OTP) di Bandara SMB II Palembang tercatat sebesar 83,3 persen, dengan 70 penerbangan berangkat tepat waktu. Data ini menunjukkan upaya bandara dalam menjaga kualitas layanan meskipun terjadi peningkatan trafik penerbangan.

Tingkat keterisian penumpang (load factor) harian mencapai 78,3 persen dari total 15.142 kursi yang tersedia, menunjukkan efisiensi penggunaan kapasitas pesawat. Sementara itu, sektor penerbangan internasional menunjukkan tren pemulihan positif dengan empat pergerakan pesawat dan 560 penumpang, mencapai recovery rate 200 persen.

Optimalisasi ini juga terlihat dari penggunaan slot penerbangan di Bandara SMB II yang mencapai 100 persen, mencerminkan pemanfaatan kapasitas operasional bandara secara maksimal. Ahmad Syaugi Shabab menegaskan bahwa pihaknya terus memantau pergerakan trafik melalui posko monitoring.

Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan seluruh operasional berjalan lancar serta kebutuhan mobilitas masyarakat tetap terlayani dengan optimal, terutama menjelang puncak arus mudik Lebaran.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi