Kepercayaan Publik Melonjak, Bandara APT Pranoto Samarinda Layani 45 Ribu Penumpang Angkutan Lebaran

Bandara APT Pranoto Samarinda mencatat lonjakan signifikan penumpang selama periode Lebaran 2026, menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan bandara sebagai pintu gerbang utama Kalimantan Timur.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kepercayaan Publik Melonjak, Bandara APT Pranoto Samarinda Layani 45 Ribu Penumpang Angkutan Lebaran
Bandara APT Pranoto Samarinda mencatat lonjakan signifikan penumpang selama periode Lebaran 2026, menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan bandara sebagai pintu gerbang utama Kalimantan Timur. (AntaraNews)

Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda, Kalimantan Timur, kembali membuktikan perannya sebagai gerbang utama provinsi. Bandara ini mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026. Data terbaru menunjukkan peningkatan kepercayaan publik terhadap fasilitas transportasi udara ini.

Selama periode 13 hingga 30 Maret 2026, Bandara APT Pranoto Samarinda berhasil melayani sebanyak 45.086 penumpang. Angka ini merepresentasikan kenaikan sebesar sembilan persen jika dibandingkan dengan catatan pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Peningkatan ini menegaskan posisi strategis bandara di tengah geliat aktivitas masyarakat.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I APT Pranoto Samarinda, I Kadek Yuli Sastrawan, menyatakan rasa syukurnya. Ia menggarisbawahi bahwa seluruh rangkaian penerbangan dapat terlaksana dengan aman dan lancar tanpa kendala berarti. Hal ini merupakan hasil dari persiapan infrastruktur dan sistem pengawasan yang matang sejak jauh hari.

Minat masyarakat yang tinggi untuk menggunakan moda transportasi udara di Samarinda semakin terlihat jelas. Hal ini tercermin dari data pergerakan penumpang dan pesawat yang positif. Bandara APT Pranoto Samarinda kini menjadi pilihan utama bagi banyak warga yang melakukan perjalanan.

Selain peningkatan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami kenaikan yang signifikan. Tercatat sebanyak 416 pergerakan penerbangan, baik yang mengudara maupun mendarat, di landasan Bandara APT Pranoto. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 16 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025.

Kadek Yuli Sastrawan memaparkan bahwa pertumbuhan positif ini menjadi motivasi kuat bagi pihaknya. Pihak pengelola bertekad untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan. Kepercayaan publik yang terus meningkat adalah aset berharga bagi Bandara APT Pranoto Samarinda.

Peningkatan ini juga menunjukkan bahwa Bandara APT Pranoto Samarinda semakin dipercaya sebagai penghubung penting. Konektivitas udara yang efisien sangat vital bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah. Pengelola berkomitmen untuk menjaga standar operasional yang tinggi.

Meskipun terjadi lonjakan pada jumlah penumpang dan pergerakan pesawat, sektor logistik menunjukkan tren yang berbeda. Pergerakan kargo terpantau mengalami penurunan signifikan selama periode Angkutan Lebaran. Hal ini menjadi perhatian tersendiri bagi operasional Bandara APT Pranoto Samarinda.

Selama masa angkutan Lebaran tahun ini, pergerakan kargo anjlok sebesar 16 persen. Total kargo yang tercatat hanya mencapai 164.508 kilogram. Penurunan ini mungkin disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan pola distribusi barang atau fokus pada pengiriman penumpang.

Pihak Bandara APT Pranoto Samarinda tetap menempatkan keselamatan penerbangan sebagai prioritas utama. "Aspek standar keselamatan penerbangan mutlak dijadikan prioritas utama yang tidak bisa ditawar sedikit pun dalam setiap tahapan proses inspeksi kelaikan udara armada pesawat," tegas Kadek. Komitmen ini tidak pernah surut.

Dalam melayani lonjakan puluhan ribu penumpang, pengelola bandara juga menerjunkan personel keamanan gabungan dan petugas pelayanan. Mereka bertugas memandu pemudik dan memastikan kelancaran operasional di seluruh area bandara. Komitmen terhadap keamanan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan penumpang tetap menjadi fokus utama.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi