Jutaan Peluang Investasi: BEI Perluas Edukasi Pasar Modal Lewat CMSE 2025, Hampir 19 Juta Investor Terlibat!
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menyelenggarakan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025, bertujuan memperluas edukasi pasar modal dan membuka jutaan peluang investasi bagi masyarakat, dengan partisipasi hampir 19 juta investor.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menggelar Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025. Acara ini bertujuan memperluas edukasi serta manfaat pasar modal bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan literasi keuangan nasional.
Diselenggarakan di Kupang, Nusa Tenggara Timur, hingga Kamis (16/10), CMSE 2025 mengusung tema "Pasar Modal untuk Rakyat: Satu Pasar Berjuta Peluang". Tema ini merefleksikan semangat untuk menjadikan pasar modal lebih mudah diakses dan relevan bagi masyarakat luas. Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menegaskan pentingnya acara ini.
Melalui serangkaian seminar, talk show, dan pameran interaktif, CMSE 2025 berupaya menjangkau lebih banyak individu. Ini termasuk generasi muda, untuk mendorong partisipasi aktif dalam investasi. Kegiatan ini diharapkan dapat membuka potensi ekonomi yang lebih besar bagi bangsa.
Tema dan Semangat di Balik CMSE 2025
Tema "Pasar Modal untuk Rakyat: Satu Pasar Berjuta Peluang" dipilih untuk CMSE 2025 dengan tujuan mendekatkan pasar modal kepada masyarakat. Iman Rachman, Direktur Utama BEI, menyatakan bahwa tema ini lahir dari semangat kolektif. Ini adalah upaya untuk menghadirkan pasar modal yang lebih inklusif dan mudah dijangkau oleh setiap individu.
Menurut Iman, satu pasar modal Indonesia memiliki kemampuan untuk membuka beragam kesempatan. Peluang ini meliputi investasi bagi masyarakat, sumber pendanaan bagi perusahaan, serta kontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Pasar modal Indonesia saat ini telah modern dan berdaya saing secara global.
"Pasar modal kita sudah sangat modern dan berdaya saing global, namun tetap berpijak pada nilai-nilai budaya bangsa, seperti tanggung jawab, integritas, dan semangat kolaborasi dalam membangun ekonomi yang berkelanjutan,” kata Iman. Pernyataan ini menegaskan bahwa kemajuan pasar modal tidak melupakan akar budaya bangsa. Hal ini menunjukkan komitmen terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Partisipasi Investor Pasar Modal yang Terus Meningkat
Partisipasi masyarakat dalam pasar modal Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga Kamis (16/10), jumlah investor pasar modal Indonesia hampir mencapai 19 juta. Angka ini mencakup lebih dari delapan juta investor saham yang aktif.
Peningkatan jumlah investor ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi pasar modal mulai membuahkan hasil. Masyarakat semakin sadar akan pentingnya investasi untuk masa depan finansial mereka. Data ini juga menunjukkan kepercayaan publik terhadap instrumen investasi yang ditawarkan.
Tren positif ini diharapkan terus berlanjut seiring dengan upaya perluasan edukasi. CMSE 2025 menjadi salah satu sarana utama untuk mencapai target tersebut. Ini juga mendukung visi pasar modal yang lebih merakyat dan mudah diakses.
Rangkaian Acara Edukatif dan Pengalaman Interaktif CMSE 2025
Setiap sesi dalam CMSE 2025 dirancang dengan tema yang paling relevan untuk investor dan calon investor. Topik yang dibahas mencakup arah investasi 2026, tren produk pasar modal terkini, hingga peran penting generasi muda dalam literasi keuangan. Pengunjung dapat mengikuti berbagai seminar dan talk show inspiratif.
Selama dua hari penyelenggaraan, CMSE 2025 menawarkan pengalaman interaktif yang komprehensif. Pengunjung dapat berpartisipasi baik secara luring maupun daring. Konten edukasi dan fitur digital di IDX Mobile memudahkan masyarakat belajar investasi. Mereka juga dapat memperoleh informasi pasar modal dengan cara yang praktis dan menarik.
Acara ini juga menghadirkan 88 booth dari berbagai entitas terkait. Ini termasuk OJK, SRO dan anak usaha SRO, anggota bursa, manajer investasi, agen penjual efek reksa dana, perusahaan tercatat, DJPPR Kementerian Keuangan, serta UMKM binaan BEI dan mitra lembaga lainnya. Kehadiran berbagai pihak ini memperkaya informasi yang tersedia.
Jangkauan Edukasi Pasar Modal hingga Daerah
Sebelum acara puncak CMSE 2025, BEI telah menyelenggarakan "Road to CMSE 2025". Rangkaian kegiatan literasi pasar modal ini telah diadakan di berbagai daerah di Indonesia. Puluhan ribu peserta dari berbagai kalangan telah mengikuti kegiatan ini.
Di tempat terpisah, Kepala BEI Perwakilan Provinsi NTT, Adevi Sabath Sofani, menginformasikan tentang kegiatan puncak. Puncak CMSE 2025 juga dilaksanakan melalui sesi nonton interaktif. Ini dilakukan di Galeri Investasi Universitas Nusa Cendana dan Galeri Investasi Politeknik Negeri Kupang.
BEI NTT mencatat bahwa hingga Agustus 2025, jumlah investor pasar modal di Nusa Tenggara Timur mencapai 124.107 orang. Angka ini diukur berdasarkan Single Investor Identification (SID). Ini menunjukkan peningkatan kesadaran investasi di daerah.
Sumber: AntaraNews