Jayapura, 18 Oktober 2024 – Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan perhelatan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025 menjadi ajang krusial dalam upaya peningkatan literasi investasi di wilayah Tanah Papua. Kegiatan ini diharapkan mampu membangkitkan kesadaran masyarakat daerah terhadap pentingnya berinvestasi di pasar modal. Kepala Perwakilan BEI Papua, Kresna Aditya Payokwa, menyampaikan hal tersebut di Jayapura pada hari Sabtu.
Partisipasi aktif investor asal Papua dalam ajang berskala nasional ini menjadi indikator positif. Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat di daerah mengenai peluang dan manfaat investasi. Investor dari Papua bahkan mendapatkan kesempatan istimewa untuk memberikan talkshow dengan tajuk 'Investasi Saham untuk Rakyat' dalam rangkaian acara tersebut.
Menurut Kresna, kehadiran investor pasar modal dari Papua pada CMSE 2025 sangatlah vital. Ini membuktikan bahwa masyarakat Papua memiliki potensi besar untuk menjadi bagian aktif dan kontributif dalam ekosistem pasar modal nasional. Semangat inklusivitas pasar modal untuk seluruh rakyat Indonesia semakin nyata melalui partisipasi dari berbagai daerah.
Advertisement
Advertisement
CMSE 2025: Momentum Penguatan Literasi Investasi Papua
Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025 yang berlangsung pada 17-18 Oktober di Main Hall BEI Jakarta, mengusung tema “Pasar Modal untuk Rakyat: Satu Pasar Berjuta Peluang”. Tema ini secara jelas mencerminkan komitmen BEI terhadap semangat inklusivitas dan keterbukaan akses pasar modal bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, termasuk mereka yang berada di wilayah timur.
Kresna Aditya Payokwa menekankan bahwa BEI Papua terus aktif mendorong masyarakat untuk memanfaatkan setiap rangkaian kegiatan CMSE 2025. Seluruh kegiatan dapat diikuti secara daring melalui kanal YouTube Indonesia Stock Exchange dan tautan resmi BEI. Hal ini memastikan bahwa masyarakat Papua dapat berpartisipasi tanpa terkendala oleh jarak geografis.
Kegiatan CMSE 2025 terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya, sehingga akses informasi dan edukasi pasar modal menjadi lebih mudah. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BEI untuk memperluas jangkauan literasi investasi di seluruh penjuru negeri. Tujuannya adalah untuk menciptakan masyarakat yang lebih melek finansial.
Advertisement
Advertisement
Membangun Kemandirian Finansial Melalui Pasar Modal
Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menegaskan bahwa pasar modal Indonesia kini semakin berdaya saing global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai budaya bangsa. Nilai-nilai seperti integritas, tanggung jawab, dan semangat kolaborasi menjadi fondasi dalam membangun ekonomi yang berkelanjutan. Keterlibatan masyarakat daerah menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan ini.
Pada hari kedua pelaksanaan CMSE 2025, sesi talkshow 'Investasi Saham untuk Rakyat' menjadi sorotan utama. Sesi ini menghadirkan tiga investor inspiratif dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satu pembicara yang menarik perhatian adalah Hugo Reindhard Nukuboy, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berasal dari Papua.
Kresna menambahkan, "Semangat pasar modal untuk rakyat yang benar-benar terwujud ketika semakin banyak masyarakat dari daerah, termasuk Papua, yang ikut berinvestasi dan membangun kemandirian finansial.” Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya peran serta aktif masyarakat dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui investasi, masyarakat dapat mencapai kemandirian finansial yang lebih baik.
Advertisement
Sumber: AntaraNews