Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Polisi Buka Suara

Budi mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa adanya konfirmasi.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Polisi Buka Suara
Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, saat dibawa ke mobil tahanan untuk ditahan di rutan KPK di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/07/2026). (KLY/ Arie Basuki)

Polda Metro Jaya memastikan informasi yang menyebut ajudan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah tewas ditembak tidak benar. Polisi menegaskan kabar yang beredar di media sosial tersebut merupakan hoaks.

Isu itu bermula dari unggahan akun Instagram @kementerian_kurangajar. Dalam unggahannya, akun tersebut mengklaim ajudan Febrie menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal setelah sebelumnya beredar kabar mengenai meninggalnya penjaga rumah mantan Jampidsus tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihaknya telah mengecek informasi tersebut dengan berkoordinasi langsung dengan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

"Sejauh ini kami sudah mengonfirmasi dengan Kasat Reskrim Jakarta Selatan, itu adalah hoaks," kata Budi dalam konferensi pers, Senin (27/7/2026).

Budi mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa adanya konfirmasi dari aparat penegak hukum maupun sumber resmi.

Kabar Kematian Karumga Febrie

Sebelum isu ini muncul, beredar kematian diduga Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jampidsus Febrie Adriansyah bernama Sutrimo. Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan mulut berbusa.

Dia ditemukan tewas di Mordent Esthetic Clinic pada Senin (27/7/2026). Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hingga kini, kepolisian belum menyampaikan informasi resmi mengenai peristiwa tersebut.

Kubu Febrie Adriansyah angkat bicara terkait kabar meninggalnya Sutrimo. Kuasa hukum Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, mengaku belum memperoleh informasi mengenai kabar tersebut. Saat ini, kata dia, tim kuasa hukum memilih fokus pada substansi perkara yang sedang dihadapi kliennya.

"Kami fokus di substansi perkara. Saya juga tidak dapat informasi terkait dengan hal itu," kata Febri kepada wartawan, Senin (27/7/2026).

Menurut Febri, informasi yang diketahuinya sejauh ini hanya berasal dari pemberitaan media. Ia juga menyebut Polda Metro Jaya telah mulai menangani peristiwa tersebut, meski belum mengetahui apakah prosesnya masih dalam tahap penyelidikan atau sudah memasuki tahapan berikutnya.

Rekomendasi