Iran Istimewakan Rusia, Tak Kena Tarif Selat Hormuz
Agresi AS dan Israel terhadap Iran secara efektif telah memblokir Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama untuk pasokan minyak dan gas alam cair.
Teheran mengecualikan sejumlah negara, termasuk Rusia atas biaya transit di Selat Hormuz, kata Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali kepada RIA Novosti.
Wakil Ketua Pertama Parlemen Iran, Hamid Reza Haji Babaei mengatakan, Iran telah menerima pendapatan dari biaya penyeberangan Selat Hormuz untuk pertama kalinya, lewat dana yang ditransfer ke bank sentral negara tersebut.
"Saat ini kami memberikan pengecualian bagi sejumlah negara, tetapi saya tidak tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Namun, Kementerian Luar Negeri kami saat ini sedang berupaya untuk menerapkan pengecualian bagi negara-negara sahabat, termasuk Rusia," kata Dubes Kazem Jalali ketika ditanya apakah Iran memberikan pengecualian terhadap tarif Selat Hormuz.
Iran mengumumkan rencana penerapan tarif menyusul serangan bersama Amerika Serikat (AS) dan Israel, dengan alasan untuk biaya pengamanan Selat Hormuz. Iran kini telah menutup Selat Hormuz hingga blokade angkatan laut AS sepenuhnya dicabut.
Agresi AS dan Israel terhadap Iran secara efektif telah memblokir Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama untuk pasokan minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.
Kondisi itu juga berdampak pada ekspor dan produksi minyak di kawasan tersebut.
Iran Ancam Tutup Selat Bab al-Mandab
Iran dilaporkan akan menutup Selat Bab al-Mandab, jalur perdagangan penting yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden jika Amerika Serikat terus meningkatkan blokade lautnya.
Menurut laporan kantor berita Fars, Kamis, Teheran telah mempersiapkan daftar target apabila AS dan Israel kembali menyerang Iran.
Iran akan bertindak sesuai dengan langkah musuh, baik dengan melakukan serangan balik ataupun melancarkan serangan pencegahan.
Fars melaporkan bahwa Iran akan menyerang pembangkit listrik serta fasilitas migas di Israel dan sekutu AS di Timur Tengah jika fasilitas serupa di Iran diserang.
Kemudian, apabila serangan dari luar mengakibatkan korban di kalangan masyarakat sipil dan militer, Teheran berencana menghancurkan pusat-pusat TI di Timur Tengah.