Infrastruktur Desa Kunci Penguatan Ekonomi, Kata Anggota DPR RI
Anggota DPR RI Yanuar Arif Wibowo menegaskan pembangunan infrastruktur desa menjadi fondasi utama dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Program ini dinilai krusial untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan desa.
Anggota DPR RI Yanuar Arif Wibowo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur desa menjadi fondasi utama dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Pernyataan ini disampaikannya dalam acara Tasyakuran Realisasi Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di Cilacap.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Karangtawang, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, ini juga menandai peringatan Hari Desa Nasional 2026. Program-program dari kementerian diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi kemajuan desa.
Menurut Yanuar, pembangunan yang berkeadilan harus mampu menyentuh hingga ke pelosok desa, bukan hanya terpusat di kota-kota besar. Hal ini bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan dampak positif dari pembangunan secara langsung.
Peran Vital PISEW dalam Konektivitas Desa
Salah satu program unggulan pemerintah pusat yang disoroti adalah PISEW, yang berfokus pada pembangunan jalan penghubung antardesa. Program ini dirancang untuk membuka konektivitas wilayah yang sebelumnya terisolasi.
Dengan terbukanya akses jalan, mobilitas masyarakat diharapkan meningkat secara signifikan, mendorong aktivitas ekonomi lokal. Sektor pertanian dan usaha desa menjadi dua area yang paling merasakan dampak positif dari peningkatan konektivitas ini.
Di Desa Karangtawang, program PISEW telah merealisasikan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 825 meter. Jalan ini kini menghubungkan Desa Karangtawang dengan Desa Karangpakis, dengan nilai anggaran sekitar Rp500 juta.
Kepala Desa Karangtawang, Sutarno, mengungkapkan bahwa jalan penghubung ini sebelumnya rusak parah sejak dibangun pada tahun 2008 melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Perbaikan melalui program PISEW kini memberikan akses yang jauh lebih baik dan layak bagi warga.
Dukungan Beragam untuk Peningkatan Kesejahteraan Desa
Selain PISEW, pemerintah pusat juga menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada 24 penerima manfaat di Desa Karangtawang. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta per rumah untuk mendukung peningkatan kualitas hunian mereka.
Program BSPS ini secara khusus menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, memastikan mereka memiliki tempat tinggal yang layak dan aman. Dukungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk pemerataan kesejahteraan di pedesaan.
Tidak hanya itu, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lestari Desa Karangtawang juga menerima penguatan modal usaha dari pemerintah pusat. Bantuan sebesar Rp35 juta ini diharapkan dapat mendorong pengembangan dan keberlanjutan usaha desa.
Sutarno berharap, pembangunan infrastruktur desa dan berbagai program bantuan ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. Hal ini penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan secara berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews