PLN Bangun Jalan Minahasa, Tingkatkan Mobilitas dan Ekonomi Warga Desa Tempang Dua
PT PLN (Persero) menyalurkan bantuan program TJSL untuk pembangunan jalan paving di Desa Tempang Dua, Minahasa, wujudkan PLN Bangun Jalan Minahasa demi kesejahteraan warga.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) telah menyalurkan bantuan sosial signifikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bantuan ini difokuskan pada pembangunan jalan paving di Desa Tempang Dua, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, sebagai upaya nyata penguatan infrastruktur dasar.
Program yang diinisiasi oleh PLN UP3 Manado ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara PLN, pemerintah desa setempat, serta masyarakat Desa Tempang Dua, Kecamatan Langowan. Pembangunan jalan ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak warga akan akses mobilitas yang lebih memadai. Diharapkan, jalan baru ini dapat secara signifikan mendukung aktivitas ekonomi dan sosial sehari-hari masyarakat setempat.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa PLN memiliki mandat yang lebih luas dari sekadar menyalurkan energi listrik. Mandat tersebut mencakup peran sebagai penggerak roda ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Proyek pembangunan jalan ini telah dimulai sejak April 2026 dan kini memasuki tahap konstruksi intensif, menunjukkan komitmen PLN terhadap pembangunan berkelanjutan.
PLN Bangun Jalan Minahasa: Wujud Mandat Kesejahteraan Masyarakat
Usman Bangun menjelaskan bahwa PLN memastikan setiap bantuan yang diberikan melalui program TJSL mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Di Desa Tempang Dua, fokus utama adalah penguatan infrastruktur dasar yang menjadi urat nadi aktivitas warga. Keberlanjutan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kondisi sosial masyarakat di sekitar wilayah operasional, sehingga investasi sosial menjadi krusial.
Menurut Usman, keberlanjutan perusahaan harus berjalan selaras dengan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Melalui pembangunan jalan ini, PLN ingin memastikan kehadirannya dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Manfaat tersebut tidak hanya melalui aliran listrik yang menerangi rumah, tetapi juga melalui fasilitas publik berkualitas yang mendukung kehidupan sehari-hari di luar rumah.
Sebelumnya, akses jalan di Desa Tempang Dua masih berupa tanah, yang sering kali rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Kondisi ini secara signifikan menghambat distribusi hasil bumi dan mobilitas warga, mempengaruhi perekonomian lokal. Oleh karena itu, lokasi pembangunan di Desa Tempang Dua dipilih berdasarkan skala prioritas kebutuhan aksesibilitas yang tinggi dan mendesak.
Peningkatan Aksesibilitas dan Ekonomi Lokal di Langowan
Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo, Noven Koropit, bersama Asisten Manajer TJSL, Karen Sengke, telah meninjau langsung lokasi pengerjaan. Peninjauan ini dilakukan pada Sabtu, 16 Mei, untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Program ini secara signifikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur desa secara menyeluruh.
Noven menyatakan bahwa dengan jalan yang dipaving, mobilitas warga menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman. Ia berharap, proyek ini dapat menjadi stimulus kuat bagi pertumbuhan ekonomi lokal di Kecamatan Langowan, membuka peluang baru bagi masyarakat. Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara transparan dan koordinatif, mulai dari survei teknis hingga pengerjaan di lapangan, melibatkan berbagai pihak.
Keterlibatan kelompok masyarakat setempat dalam pengerjaan proyek menjadi salah satu aspek penting yang ditekankan. Ketua Kelompok Masyarakat, Oktavian Lumunon, mengapresiasi keterlibatan tenaga kerja lokal ini. Menurutnya, pengerjaan jalan juga memberikan lapangan pekerjaan sementara bagi warga desa, sehingga tercipta semangat pemberdayaan ekonomi dan sosial.
Kualitas Material dan Komitmen PLN untuk Pembangunan Berkelanjutan
Manajer PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, memastikan bahwa standar material yang digunakan dalam pembangunan ini telah melalui seleksi kualitas ketat. Hal ini bertujuan agar jalan memiliki daya tahan yang lama dan berkelanjutan, menjamin manfaat jangka panjang bagi warga. Komitmen PLN tidak hanya sebatas membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan kualitas pengerjaannya yang optimal.
Proyek ini secara jelas mencerminkan dedikasi PLN dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kualitas hidup warga Minahasa secara keseluruhan. Hal ini juga menjadi bukti nyata kontribusi PLN terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews