OJK: Pembiayaan Kendaraan Listrik di Sumut Tumbuh Pesat, Perbankan Agresif Mendukung Transisi Energi Hijau

OJK Provinsi Sumut melaporkan pembiayaan kendaraan listrik di wilayah tersebut berkembang luas, didorong agresivitas perbankan dan infrastruktur SPKLU yang memadai, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kendaraan listrik di Sumut.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
OJK: Pembiayaan Kendaraan Listrik di Sumut Tumbuh Pesat, Perbankan Agresif Mendukung Transisi Energi Hijau
OJK Provinsi Sumut melaporkan pembiayaan kendaraan listrik di wilayah tersebut berkembang luas, didorong agresivitas perbankan dan infrastruktur SPKLU yang memadai, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kendaraan listrik di Sumut. (AntaraNews)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengumumkan bahwa pembiayaan kendaraan bermotor listrik (EV) di wilayahnya menunjukkan perkembangan yang signifikan. Total pembiayaan EV dari sampel empat bank umum di Sumut telah mencapai Rp217,5 miliar. Angka ini mencerminkan peningkatan minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan.

Kepala OJK Provinsi Sumut, Khoirul Muttaqien, pada Sabtu (2/5), menyatakan bahwa pertumbuhan ini terlihat jelas, terutama di kawasan perkotaan seperti Medan. Perkembangan ini kontras dengan tahun-tahun sebelumnya yang mencatat angka minim dan tidak signifikan. Hal ini menunjukkan pergeseran perilaku konsumen yang positif.

OJK menilai perkembangan positif ini turut mendorong perbankan untuk lebih agresif dalam mendukung transisi energi hijau. Perbankan kini aktif memfasilitasi kepemilikan kendaraan bermotor listrik bagi masyarakat. Sinergi antara regulator, perbankan, dan penyedia infrastruktur menjadi kunci utama keberhasilan ini.

Lonjakan Pembiayaan dan Minat Masyarakat

Data OJK Provinsi Sumut menunjukkan bahwa total kredit kepemilikan kendaraan bermotor dari bank pelapor di Sumut mencapai sekitar Rp2,9 triliun pada Februari 2026. Dari jumlah tersebut, porsi pembiayaan kendaraan bermotor listrik dari sampel empat bank umum mencapai 7,36 persen. Angka ini menegaskan tren positif adopsi EV di tengah masyarakat.

Khoirul Muttaqien menekankan bahwa meskipun persentase tersebut mungkin terlihat kecil dibandingkan total kredit, perkembangan pembiayaan kendaraan listrik menunjukkan tren yang baik. Pihaknya optimis bahwa angka ini akan terus meningkat di masa mendatang. Ini mengindikasikan kesiapan pasar dan konsumen di Sumut.

Perkembangan ini tidak hanya terbatas pada angka pembiayaan, tetapi juga mencerminkan peningkatan kesadaran lingkungan. Masyarakat mulai beralih ke pilihan transportasi yang lebih berkelanjutan. OJK berkomitmen untuk terus memperkuat tren ini melalui berbagai kebijakan.

Peran Perbankan dan Dukungan OJK

OJK memandang bahwa perbankan di Sumut kini mulai agresif dalam mendukung transisi energi hijau. Mereka secara proaktif menyediakan produk pembiayaan yang menarik untuk kepemilikan kendaraan bermotor listrik. Ini adalah langkah strategis dalam mendukung agenda keberlanjutan nasional.

Untuk memperkuat tren positif ini, OJK berencana untuk menyusun pedoman pembiayaan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat. Pedoman ini diharapkan dapat mempermudah proses pengajuan kredit EV. Tujuannya adalah untuk menghilangkan hambatan dan mempercepat adopsi kendaraan listrik.

Sinergi antara OJK, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya menjadi krusial. Kolaborasi ini akan memastikan ekosistem kendaraan listrik berkembang secara holistik. Hal ini termasuk aspek regulasi, insentif, dan ketersediaan layanan pendukung.

Infrastruktur SPKLU Mendukung Mobilitas EV

Selain dukungan pembiayaan, ketersediaan infrastruktur pengisian daya juga menjadi faktor kunci dalam adopsi kendaraan listrik. OJK mencatat bahwa dukungan infrastruktur seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah perkotaan Sumut semakin memadai. Ini memberikan rasa aman bagi calon pengguna EV.

PLN Sumatera Utara telah mengoperasikan sekitar 113 unit SPKLU pada Mei 2026. SPKLU ini tersebar di berbagai lokasi strategis, termasuk ruas Tol Medan–Tebing Tinggi, kawasan perkotaan, dan destinasi wisata. Keberadaan SPKLU ini sangat vital untuk mendukung mobilitas pengguna EV.

PLN juga menghadirkan sejumlah SPKLU berteknologi ultra "fast charging" di titik-titik strategis. Teknologi ini mempercepat waktu pengisian daya, meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik selama perjalanan jauh. Infrastruktur yang kuat adalah tulang punggung bagi pertumbuhan ekosistem EV di Sumut.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi