IHSG Terus Anjlok, Bos OJK Bakal Berkantor di BEI Mulai Besok
Kehadiran OJK di BEI ini dilakukan menyusul dinamika pasar pasca pembekuan rebalancing indeks MSCI yang memicu volatilitas.
Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar menegaskan komitmen otoritas untuk menjaga stabilitas pasar modal di tengah tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Langkah konkret dilakukan dengan berkantor langsung di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai Jumat (30/1).
"Untuk memastikan hal itu maka mulai besok kami juga akan berkantor di sini," kata Mahendra di kantor BEI, Jakarta, Kamis (29/1).
Kehadiran OJK di BEI ini dilakukan menyusul dinamika pasar pasca pembekuan rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang memicu volatilitas.
Mahendra menekankan bahwa langkah tersebut bertujuan menjaga kepercayaan investor, sekaligus memastikan koordinasi berjalan lebih efektif.
Meski demikian, Mahendra menegaskan fokus utama OJK bukan sekadar meredam gejolak jangka pendek. Ia menyebut agenda besar yang tengah dijalankan adalah reformasi menyeluruh pasar keuangan agar berjalan lebih cepat, tepat, dan efektif sesuai standar internasional.
"Tapi kami fokusnya bukan itu, fokusnya adalah reformasi. Perbaikannya itu seluruhnya. Dan berjalan cepat, tepat, dan efektif," ujarnya.
Bertemu Sejumlah Pejabat Tinggi Negara
Mahendra mengungkapkan bahwa pada pagi hari pihaknya telah menggelar pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi negara, mulai dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara, hingga Kepala BP BUMN dan Kepala BPI Danantara.
Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah penguatan pasar, termasuk koordinasi lintas lembaga untuk menjaga stabilitas. Namun Mahendra menegaskan bahwa seluruh pihak sepakat, inti dari penguatan pasar bukan sekadar intervensi jangka pendek, melainkan reformasi struktural yang berkelanjutan.
"Tapi berkaitan dengan ini, semua mendukung penuh langkah-langkah reformasi, perbaikan, dan penguatan yang kita lakukan. Yang barusan saya sampaikan tadi. Jadi, solid semua mendukung hal itu," katanya.
BEI Hentikan Perdagangan Saham Lagi
Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara perdagangan atau trading halt pada sistem perdagangan Kamis, (29/1/2026). Trading halt dilakukan pada pukul 09.26.01 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).
"Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 09:56:01 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan. Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8 persen," ujar Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangan resmi, Kamis pekan ini.
Ia menuturkan, BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025.