Sorot
{{caption}}
Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN

{{caption}}
Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel

{{caption}}
KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan

{{caption}}
Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN 8 Juni

{{caption}}
IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt

{{caption}}
Mensesneg Beri Bocoran: Ketum Partai Buruh Said Iqbal Bakal Masuk Kabinet

Topik Terkait
{{caption}}
Bank Indonesia Buka Ruang Kembali Pangkas Suku Bunga

Bank sentral berkomitmen untuk melaksanakan dan merumuskan bauran kebijakan, demi menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

{{caption}}
Bank Indonesia Tak Turunkan BI Rate, Lebih Fokus pada Penurunan Suku Bunga Kredit

Bank Indonesia (BI) memberikan sinyal untuk kemungkinan penurunan suku bunga acuan di masa mendatang.

{{caption}}
BI Ungkap Alasan Turunkan Suku Bunga Menjadi 4,75 Persen

Kondisi global menjadi salah satu pertimbangan utama Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan.

{{caption}}
BI Cermati Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan September 2025

Kebijakan suku bunga harus dijalankan secara hati-hati dengan mempertimbangkan berbagai aspek, terutama inflasi dan stabilitas nilai tukar.

{{caption}}
BI: Suku Bunga Kredit Harus Turun Demi Pemulihan Ekonomi

Suku bunga perbankan juga mulai menurun, meskipun masih secara terbatas.

{{caption}}
Terlalu Tinggi, BI Minta Perbankan Turunkan Suku Bunga Kredit

Suku bunga kredit perlu diturunkan untuk mendorong penyaluran kredit.

{{caption}}
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75%

Langkah ini sebagai upaya menjaga perkiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran.

{{caption}}
Bank Indonesia Prediksi The Fed Hanya Sekali Pangkas Bunga Acuan di Semester II-2025

Setelah membaca arah kebijakan The Fed, Perry menilai situasi ekonomi di Amerika Serikat saat ini membaik.

{{caption}}
Bank Indonesia Buka Suara Soal Rupiah Sentuh Rp18.000

Bank Indonesia menyebut pelemahan rupiah hingga Rp18.000 per dolar AS masih sejalan dengan mata uang regional dan dipicu faktor global.

{{caption}}
Stabilitas Rupiah: Pemerintah dan BI Perkuat Koordinasi Hadapi Pelemahan Nilai Tukar

Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah pelemahan nilai tukar, dengan fokus pada fundamental ekonomi dan langkah-langkah intervensi pasar guna menghadapi gejolak spekulatif.

{{caption}}
Inflasi Kaltim Mei 2026 Terkendali, Ini Penyebab Kenaikan Tipis dan Upaya Pengendaliannya

Inflasi Kaltim Mei 2026 tercatat 0,17% (mtm) dengan kenaikan tahunan 3,04%, didorong transportasi namun diredam deflasi pangan, serta upaya TPID menjaga stabilitas harga.

{{caption}}
Pertumbuhan Ekonomi Jateng Kuat Didorong Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi

Bank Indonesia Jawa Tengah melaporkan pertumbuhan ekonomi Jateng mencapai 5,89 persen pada triwulan I 2026, ditopang kuatnya konsumsi rumah tangga dan investasi, melampaui rata-rata nasional.

{{caption}}
Pesona Tambun Bungai 2026: Kalteng Sukses Dorong Gerakan Bangga Buatan Indonesia

Festival Pesona Tambun Bungai 2026 di Palangka Raya berhasil mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) dengan memamerkan produk UMKM unggulan Kalteng.

{{caption}}
Kolaborasi BI dan Pemda Kalteng Dorong UMKM Naik Kelas, Perkuat Ekonomi Daerah

Bank Indonesia bersama pemerintah daerah Kalimantan Tengah bersinergi dalam berbagai program untuk membantu UMKM Kalteng naik kelas, memperluas akses pasar, dan mendorong digitalisasi, demi penguatan ekonomi lokal.

{{caption}}
Rupiah Ditutup Kamis 21 Mei 2026 Lesu ke Rp17.667 per Dolar AS

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi kombinasi sentimen global.

{{caption}}
Harga Emas Turun Akibat Penguatan Dolar AS, Simak Penyebab dan Proyeksinya

Kekuatan mata uang dolar AS dan kekhawatiran mengenai inflasi yang berkepanjangan terus mendorong ekspektasi akan adanya kenaikan suku bunga acuan

{{caption}}
The Fed Tahan Suku Bunga, Begini Dampaknya ke Ekonomi Indonesia

Ketua Fed Jerome Powell menunjukkan pendekatan yang semakin berhati-hati, sebuah sinyal bahwa tekanan inflasi dan risiko global belum sepenuhnya mereda.

{{caption}}
Analis: Jika BI Naikkan Suku Bunga, Investasi di Indonesia Bisa Kehilangan Daya Tarik

Selama kondisi ekonomi belum memberikan ruang yang cukup kuat untuk perubahan kebijakan, maka BI cenderung akan mempertahankan suku bunga.

{{caption}}
Dampak Konflik Timur Tengah, BI Tahan Suku Bunga 4,75% di Maret 2026

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan, yaitu BI Rate, di angka 4,75 persen pada bulan Maret 2026.

{{caption}}
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan Februari 2026 di 4,75 Persen

Perry menyatakan, keputusan tersebut sejalan dengan fokus kebijakan bank sentral saat ini. Khususnya pada upaya penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah.