Fakta Unik: Jalan Tompira-Bungku, Urat Nadi Ekonomi Sulteng yang Rusak Parah, Gubernur Turun Tangan Minta BPJN Segera Perbaiki
Gubernur Sulteng Anwar Hafid meminta BPJN segera perbaiki Jalan Tompira-Bungku di Morowali Utara yang rusak parah. Kemacetan total akibat kerusakan mengganggu mobilitas warga, mengapa perbaikan sangat mendesak?
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid secara langsung meninjau kondisi ruas Jalan Tompira-Bungku di Kabupaten Morowali Utara. Beliau mendapati kerusakan parah yang menyebabkan kemacetan total dan keluhan dari masyarakat setempat.
Dalam tinjauan tersebut, Gubernur Anwar Hafid segera menghubungi Kepala BPJN Sulteng Bambang Razak melalui panggilan video. Ia mendesak agar perbaikan jalan negara yang vital ini dapat dipercepat penanganannya.
Kerusakan jalan ini terjadi di wilayah Bungitimbe, memicu antrean panjang kendaraan dan menghambat aktivitas ekonomi. Desakan perbaikan ini muncul setelah Gubernur melihat langsung dampak buruknya terhadap mobilitas warga.
Kondisi Darurat dan Desakan Gubernur
Saat meninjau lokasi, Gubernur Anwar Hafid bahkan harus berjalan kaki hampir dua kilometer di tengah kemacetan panjang. Kondisi jalan yang rusak parah memaksa masyarakat dan kendaraan terjebak berjam-jam tanpa bisa bergerak maju.
"Saya lagi di Tompira, macet total gara-gara jalan rusak berat di Bungitimbe. Masyarakat semua mengeluh. Tolong kalau bisa dipercepat penanganannya," kata Anwar Hafid saat menghubungi Kepala BPJN Sulteng Bambang Razak. Pernyataan ini menunjukkan urgensi penanganan masalah Jalan Tompira-Bungku.
Ruas Jalan Tompira-Bungku merupakan jalur penghubung antarkabupaten yang sangat krusial bagi mobilitas ekonomi. Jalan ini menjadi urat nadi bagi pekerja di sektor perkebunan, pertambangan, dan perikanan di wilayah tersebut.
Koordinasi dan Tantangan Perbaikan Jalan Tompira-Bungku
Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa pemerintah provinsi siap berkoordinasi penuh dengan BPJN untuk perbaikan. Selain itu, ia juga mengajak perusahaan-perusahaan di sekitar lokasi untuk turut serta mempercepat proses perbaikan sementara.
Koordinasi ini penting sambil menunggu penanganan permanen terhadap kerusakan Jalan Tompira-Bungku. Upaya kolaboratif diharapkan dapat mengurangi dampak buruk yang dirasakan masyarakat.
Ruas Jalan Tompira-Bungku ini merupakan bagian integral dari Jalan Trans Sulawesi, sebuah jalur nasional yang menghubungkan berbagai daerah. Jalur ini spesifiknya menghubungkan Desa Tompira di Kecamatan Petasia Timur dengan wilayah Bungku, termasuk Bungku Timur.
Jalan ini juga merupakan akses vital menuju kawasan industri pertambangan nikel seperti IMIP, yang menopang ribuan pekerja. Namun, kondisi geologi pegunungan yang labil, curah hujan tinggi, serta longsor musiman seringkali membuat Jalan Tompira-Bungku rawan amblas atau rusak parah. Perbaikan berkelanjutan menjadi kunci untuk menjaga kelancaran logistik dan mobilitas.
Pemerintah daerah dan pusat diharapkan dapat bekerja sama secara sinergis untuk menemukan solusi jangka panjang. Penanganan Jalan Tompira-Bungku yang komprehensif akan memastikan kelancaran aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Morowali Utara.
Sumber: AntaraNews