Sorot
{{caption}}
GTA 6 Buka Pre-order, Rockstar Games Simpan Detail Penting

{{caption}}
BGN Mulai Berbenah

{{caption}}
Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Super Sub Bernama Johan Manzambi

{{caption}}
Jual Beli SPPG, Satu Dapur Dibanderol hingga Rp 100 Juta

{{caption}}
Cerita dari Dalam Hotel Sultan saat Eksekusi Pengosongan

{{caption}}
BI Rate Naik, Ini Pesan Airlangga ke Bank Himbara

Topik Terkait
{{caption}}
OPINI: Menjernihkan Perihal APBN 2026

Arah kebijakan fiskal harus memberi insentif, dan pembenahan ekosistemnya, agar investasi pada sektor sektor ini tumbuh lebih ekspansif.

{{caption}}
Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Akan Ubah Batas Defisit Anggaran 3 Persen Demi Ekspansi Ekonomi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan mengubah batas defisit anggaran 3 persen, meski menargetkan pertumbuhan ekonomi lebih tinggi. Kebijakan ini menekankan optimalisasi fiskal dan investasi untuk mendorong ekspansi ekonom

{{caption}}
Airlangga Optimistis: Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Q4 2025 Lebih Tinggi dari Kuartal Sebelumnya

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memprediksi pertumbuhan ekonomi Q4 2025 akan melampaui kuartal III, menunjukkan fundamental ekonomi nasional yang kuat. Simak detail Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Q4 2025.

{{caption}}
Defisit Fiskal Indonesia Masih Terkendali, Tetap Bisa Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Defisit fiskal tercatat sebesar 2,92 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), yang masih berada di bawah batas aman 3 persen.

{{caption}}
FOTO: Menku Purbaya Jelaskan Kondisi APBN 2025 di Tengah Tekanan Global

Pemerintah melaporkan kinerja APBN 2025 dengan defisit yang meningkat di tengah upaya menjaga stabilitas ekonomi.

{{caption}}
Defisit APBN 2025 Berpotensi Melebar, Menkeu Purbaya Jamin Stabilitas Ekonomi

Meskipun defisit APBN 2025 berpotensi melebar akibat perlambatan ekonomi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjamin pergerakan ekonomi tetap aman dan terkendali.

{{caption}}
Menteri Keuangan Jamin Stabilitas Ekonomi Meski Defisit Anggaran Berpotensi Melebar

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan stabilitas ekonomi Indonesia tetap terjaga meskipun defisit anggaran negara berpotensi melebar, dengan komitmen menjaga batas hukum.

{{caption}}
Defisit APBN Capai Rp560,3 Triliun, Menkeu Purbaya: Masih Aman

Kemenkeu mencatat, hingga akhir November 2025, belanja negara telah terealisasi sebesar Rp2.911,8 triliun atau 82,5 persen dari outlook setahun penuh.

{{caption}}
Sri Mulyani Lapor ke Prabowo: APBN 2025 Diprediksi Defisit 2,78 Persen

Menurut Sri Mulyani, angka defisit tersebut mencerminkan kondisi penerimaan dan belanja negara yang terus disesuaikan.

{{caption}}
APBN Defisit Rp104,2 Triliun, Sri Mulyani Kasih Pesan Agar Tidak Panik

Posisi defisit tersebut masih sejalan dengan rencana awal pengelolaan fiskal yang telah dirancang pemerintah sejak awal tahun.

{{caption}}
Sri Mulyani Akui APBN di Awal Tahun Anjlok Rp31,2 Triliun

Menurut Sri Mulyani, defisit merupakan bagian dari perencanaan pembiayaan yang sudah disusun sebelumnya.

{{caption}}
Menko Airlangga: Singapura Dukung Ekspor Satu Pintu PT Danantara Sumberdaya Indonesia

Dari pertemuan bersama Singapura tersebut, juga turut dibahas soal penguatan rantai pasok (supply chain).

{{caption}}
Kenaikan BI Rate Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional di Tengah Gejolak Global

Bank Indonesia memutuskan Kenaikan BI Rate sebesar 25 basis poin. Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dari volatilitas keuangan global dan depresiasi rupiah.

{{caption}}
Pemerintah Targetkan Ratifikasi IEU-CEPA Rampung Semester II 2026, Perkuat Ekonomi Indonesia-UE

Pemerintah Indonesia menargetkan Ratifikasi IEU-CEPA selesai pada semester kedua 2026, membuka jalan bagi penguatan hubungan ekonomi dan perdagangan strategis dengan Uni Eropa.

{{caption}}
Ratifikasi IEU-CEPA Ditargetkan Rampung Semester II 2026, Perkuat Hubungan Ekonomi Indonesia-Uni Eropa

Pemerintah menargetkan proses ratifikasi IEU-CEPA selesai pada semester II 2026, membuka peluang besar bagi hubungan ekonomi Indonesia dan Uni Eropa serta meningkatkan daya saing ekspor nasional.

{{caption}}
Di Forum BESF, Menko Airlangga Pede Ekonomi Digital RI Bisa Tembus USD 600 Miliar pada 2030

Airlangga mengatakan Indonesia saat ini menjadi pemain utama dalam ekonomi digital ASEAN dengan kontribusi sekitar 40% dari total nilai ekonomi digital kawasan.

{{caption}}
Wajib! Pelaporan Ekspor DSI Dimulai 1 Juni 2026, Ini Komoditasnya

Mulai 1 Juni 2026, eksportir sumber daya alam wajib melakukan Pelaporan Ekspor DSI melalui sistem CEISA 4.0, demi pengawasan data yang lebih akurat dan mencegah praktik curang.

{{caption}}
Indonesia Berpotensi Raih 18 Pengecualian Tarif AS, Dorong Daya Saing Ekspor Nasional

Indonesia berpeluang besar mendapatkan 18 pengecualian tarif AS, sebuah langkah strategis yang akan menstimulus ekonomi dan meningkatkan daya saing ekspor komoditas unggulan di pasar Amerika Serikat.

{{caption}}
Bulog Optimalkan Penyaluran Bantuan Pangan Usai Perpanjangan Tenggat Waktu

Perum Bulog memaksimalkan penyaluran bantuan pangan Bulog hingga Juni 2026, memastikan seluruh penerima manfaat mendapatkan haknya setelah tenggat distribusi diperpanjang.

{{caption}}
Kemenko Perekonomian Bahas Akselerasi Infrastruktur Digital dan AI Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Forum tersebut dihadiri 200 peserta dari kalangan regulator, pelaku industri, dan pembuat kebijakan untuk membahas percepatan pengembangan infrastruktur.

{{caption}}
ASEAN Targetkan Penandatanganan Perjanjian Ekonomi Digital DEFA pada November 2026

Negara-negara ASEAN berkomitmen kuat untuk meneken Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN (ASEAN DEFA) pada November 2026, menandai langkah besar menuju integrasi ekonomi digital regional yang komprehensif.

{{caption}}
Pemerintah Kaji Kenaikan Harga Minyakita di Tengah Melonjaknya Biaya CPO Global

Pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan Kenaikan Harga Minyakita akibat meningkatnya harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) global, meskipun pasokan diklaim aman dan tidak terkait kebijakan B50.

{{caption}}
Investasi Rp1,12 Triliun PT Hoi Fu Bangun Pabrik Kemasan di KEK Kendal, Serap 1.000 Tenaga Kerja

PT Hoi Fu Paper Packaging menanamkan investasi besar Rp1,12 triliun untuk membangun pabrik kemasan di KEK Kendal, diproyeksikan menyerap 1.000 tenaga kerja lokal dan memperkuat ekonomi daerah.