Danantara Bakal Konsolidasikan BUMN Asuransi, IFG Life Siap Ikuti Arahan
Ia menegaskan bahwa IFG Life sebagai anak usaha akan mengikuti setiap kebijakan dan keputusan yang diambil oleh para pemegang saham.
Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN menegaskan bahwa pembahasan mengenai rencana konsolidasi perusahaan-perusahaan asuransi milik BUMN masih berada di ranah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia).
Corporate Secretary IFG Life, Gatot Haryadi menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memberikan tanggapan lebih jauh, karena pembicaraan teknis dan strategis dilakukan langsung antara IFG dan Danantara.
"Sebenarnya pembicaraan seriusnya lebih di IFG sama Danantara. Saya enggak punya kapasitas untuk mengomentari itu. Jadi, Pembicaraan yang lebih pas di sana sih," kata Gatot dalam Editorial Luncheon IFG Life, di Jakarta Selatan, Kamis (13/11).
Ia menegaskan bahwa IFG Life sebagai anak usaha akan mengikuti setiap kebijakan dan keputusan yang diambil oleh para pemegang saham. Menurut Gatot, posisi IFG Life dalam proses ini bersifat mengikuti arahan.
"Karena kan kita sebagai anak ya. Kalau sebagai anak kita akan ngikutin apa arahan pemegang saham lain," ujarnya.
Meski belum ada keputusan resmi, langkah konsolidasi tersebut diyakini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat struktur keuangan dan tata kelola di industri asuransi pelat merah.
Konsolidasi Diprediksi Butuh Waktu
Gatot mengakui bahwa wacana konsolidasi akan menjadi proses yang kompleks dan tidak bisa dilakukan secara cepat. Menurutnya, penggabungan sejumlah perusahaan BUMN asuransi akan memerlukan waktu dan koordinasi intensif, terutama dalam penyatuan visi antar-pemegang saham.
"Konsolidasi sejujurnya kita belum mengkaji lebih dalam terkait dengan itu. Cuma ya pasti dengan jumlah perusahaan yang tadinya mungkin ada banyak. Dengan dikonsolidasikan itu kan pasti yang pertama akan membutuhkan waktu lah. Yang paling enggak. Iya kan? Pasti akan butuh waktu," ujarnya.
Ia menambahkan, tantangan utama terletak pada kesepakatan antara seluruh pihak yang terlibat. Kendati demikian, IFG Life menyatakan kesiapannya jika pemegang saham memberikan mandat untuk bergabung dalam konsolidasi tersebut.
Ikuti Arahan Keputusan Pemegang Saham
Gatot menegaskan bahwa pihaknya akan tunduk pada arahan dan keputusan dari pemegang saham utama, baik IFG maupun Danantara.
"Ya intinya kita kalau disuruh pemegang saham untuk konsol kan masa menolakkan. Mau nggak mau harus gitu kan. Ya kita ikutin aja. Ya intinya kita mengikutin atas arahan pemegang saham," ujarnya.
Artinya, IFG Life menunjukkan komitmen mendukung langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekosistem asuransi BUMN secara menyeluruh.