Kolaborasi dengan Sektor Perbankan, Jurus IFG Life Perluas Asuransi Jiwa Kredit
Kerja sama ini menjadi langkah penting untuk memperluas layanan asuransi jiwa kredit (AJK) di segmen pembiayaan perumahan dan konsumer.
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) terus memperkuat strategi bisnisnya melalui kolaborasi dengan sektor perbankan. Corporate Secretary IFG Life, Gatot Haryadi, menjelaskan bahwa salah satu kemitraan terbesar yang saat ini dijalankan adalah dengan Bank Tabungan Negara (BTN).
Kerja sama ini menjadi langkah penting untuk memperluas layanan asuransi jiwa kredit (AJK) di segmen pembiayaan perumahan dan konsumer.
"Kita lakukan untuk kerja sama dengan partner-partner kita. Jadi, mungkin salah satu yang partner terbesar kita adalah Bank BTN," kata Gatot dalam Editorial Luncheon IFG Life, di Jakarta Selatan, Kamis (13/11).
Ia menegaskan bahwa kemitraan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas penetrasi pasar sekaligus menghadirkan produk perlindungan finansial yang relevan bagi masyarakat.
Melalui kemitraan ini, IFG Life berperan menyediakan perlindungan asuransi bagi debitur kredit perumahan BTN. Kolaborasi dengan BTN juga dinilai strategis karena segmen perumahan masih memiliki potensi pertumbuhan tinggi di Indonesia.
IFG Life berharap kerja sama ini mampu meningkatkan kontribusi premi dari lini bisnis AJK sekaligus memperkuat posisi perusahaan di industri asuransi jiwa nasional.
Gandeng Bank Daerah
Selain BTN, IFG Life juga menjalin kemitraan dengan sejumlah bank daerah seperti Bank Mantap, Bank Sulselbar, dan Bank Sulutgo. Melalui kerja sama ini, perusahaan ingin memastikan produk asuransi jiwa kredit dapat diakses oleh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di luar Pulau Jawa,
"Kemudian juga ada beberapa kerjasama dengan beberapa bank. Ada Bank Mantap, ada Bank Sulselbar, Bank Sulutgo, itu terutama mungkin untuk produk AJK, asuransi jiwa kredit," ujarnya.
Menurutnya, dengan memanfaatkan jaringan bank daerah, IFG Life bisa menjangkau pasar yang sebelumnya belum tersentuh oleh produk asuransi modern.
Kinerja IFG Life Sepanjang 2025
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) mencatat pendapatan premi konsolidasi sebesar Rp5,67 triliun sepanjang Januari - Oktober 2025. Perolehan ini naik 8,18 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya yang hanya Rp5,24 triliun.
Direktur Keuangan IFG Life, Ryan Diastana Firman mengatakan, sejak berdiri pada Oktober 2020, IFG Life telah membayar klaim lebih dari Rp22,6 triliun kepada lebih dari 450.000 peserta.
"Kinerja keuangan IFG Life menunjukkan perusahaan semakin kuat secara fundamental. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan premi serta penguatan tingkat solvabilitas perusahaan," kata Ryan dalam Editorial Luncheon IFG Life, di Jakarta Selatan, Kamis (13/11).