Bupati Jember Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diimbau Tidak Panik Borong
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan **stok BBM Jember aman** dan distribusi lancar, mengimbau warga tidak panik membeli berlebihan di tengah isu kelangkaan yang beredar.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayahnya dalam kondisi aman serta melimpah, mengimbau warga agar tidak panik membeli secara berlebihan. Imbauan ini disampaikan menyusul antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang dipicu isu kelangkaan BBM.
Keresahan di masyarakat Jember muncul sejak Kamis (5/3) sore hingga Jumat pagi, dipicu oleh kabar burung mengenai ketidakstabilan kondisi geopolitik di Timur Tengah. Isu ini menimbulkan kekhawatiran akan terganggunya pasokan energi secara global.
Menanggapi situasi tersebut, Bupati Fawait langsung menggelar rapat koordinasi secara daring pada Kamis malam (5/3) setelah kembali dari ibadah umrah. Rapat melibatkan perwakilan Pertamina dan Hiswana Migas untuk mendapatkan data akurat mengenai stok dan distribusi BBM.
Jaminan Stok BBM dan Klarifikasi Resmi Pemerintah
Dalam rapat koordinasi tersebut, Bupati Fawait bersama SBM Pertamina Jember dan Ketua DPC Hiswana Migas, Pj. Sekda, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, membahas kondisi pasokan BBM. Berdasarkan data lapangan dari Pertamina, stok BBM untuk wilayah Jember dipastikan sangat mencukupi kebutuhan masyarakat.
Bupati mengakui adanya kekhawatiran masyarakat akibat konflik internasional yang berpotensi mengganggu jalur logistik global. Namun, ia menegaskan bahwa ketersediaan BBM di Kabupaten Jember saat ini dalam kondisi aman, bahkan melimpah.
Kondisi ini sangat berbeda dengan beberapa bulan lalu, di mana kendala cuaca ekstrem dan pembangunan infrastruktur sempat menghambat pasokan BBM. Pemerintah Kabupaten Jember (Pemkab Jember) mengimbau agar masyarakat tidak terpengaruh oleh kabar burung yang tidak bertanggung jawab mengenai kelangkaan stok BBM.
Komitmen Pertamina dan Imbauan Ketenangan Warga
Gus Fawait, sapaan akrab Bupati, menambahkan bahwa ketersediaan BBM di Jember lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan harian warga. Pertamina juga telah berkomitmen penuh untuk segera menambah pasokan tanpa penundaan jika terjadi lonjakan permintaan yang signifikan.
Oleh karena itu, Pemkab Jember meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong BBM. Tindakan pembelian berlebihan justru dapat memicu ketidakstabilan semu di pasar dan menimbulkan kepanikan yang tidak perlu di kalangan publik.
"Tidak perlu panik. Stok BBM aman dan melimpah. Kami bersama Pertamina tidak akan tinggal diam jika ada peningkatan kebutuhan; stok akan langsung ditambah jika diperlukan," tegas Bupati Fawait dalam keterangannya.
Diharapkan, dengan adanya klarifikasi resmi ini, aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat Jember dapat kembali berjalan normal tanpa rasa was-was. Warga juga diminta untuk lebih cermat dan bijak dalam menyaring informasi yang beredar, terutama melalui platform media sosial.
Sumber: AntaraNews