Pemkab Jember-Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Warga Tak Perlu Khawatir
Pemerintah Kabupaten Jember bersama Pertamina dan TPID melakukan pemantauan intensif di sejumlah SPBU, memastikan stok BBM Jember aman dan stabil. Warga diimbau tidak perlu khawatir akan kelangkaan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), PT Pertamina, dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) melakukan pemantauan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM) aman di seluruh wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Jumat (06/3) guna menjaga stabilitas pasokan.
Pemantauan ini dipimpin langsung oleh Penjabat Sekda Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman. Tim menyisir empat lokasi SPBU strategis, termasuk Gebang, Ahmad Yani, Kaliwates, hingga berakhir di SPBU Tawang Alun yang masih terlihat antrean kendaraan.
Langkah proaktif ini diambil untuk memberikan ketenangan bagi warga di tengah isu fluktuasi distribusi energi yang kerap muncul. TPID memastikan bahwa pasokan BBM tidak mengalami kendala dan tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Hasil Pemantauan dan Jaminan Ketersediaan Stok BBM
Dari hasil pemantauan yang dilakukan, Pj Sekda Jember Akhmad Helmi Luqman menyatakan ketahanan stok BBM saat ini berada pada level yang sangat baik. Bahkan, stok cenderung berlebih dari estimasi konsumsi harian normal masyarakat Jember, menunjukkan kondisi yang stabil.
Koordinasi intensif dengan pihak Pertamina terus dilakukan guna menjamin kelancaran arus distribusi ke seluruh pelosok Jember. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi kemacetan distribusi di tingkat pengecer dan memastikan akses yang merata.
Berdasarkan data yang diterima dari Pertamina, pasokan harian untuk jenis BBM tertentu telah ditambah secara signifikan. Tercatat sebanyak 580 ton Pertalite dan lebih dari 300 ton Pertamax telah didistribusikan ke wilayah Kabupaten Jember.
Penambahan pasokan ini merupakan respons cepat terhadap potensi lonjakan permintaan. Ini juga merupakan upaya nyata dalam menjaga ketersediaan energi bagi seluruh lapisan masyarakat.
Komitmen Pemerintah dan Peringatan Terhadap Penimbunan
Penambahan angka pasokan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas energi bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat Jember. Meneruskan arahan Bupati Jember, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir karena stok BBM sangat aman.
Pemerintah menjamin bahwa ketersediaan BBM akan terus ada dan pasokan tambahan siap digelontorkan oleh Pertamina jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan kebutuhan di lapangan. Ini adalah bentuk antisipasi terhadap dinamika konsumsi.
Pj Sekda juga memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan pribadi secara ilegal di tengah situasi tersebut. Praktik penimbunan BBM merupakan tindakan yang mencederai kepentingan publik dan melanggar aturan hukum yang berlaku.
Diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan BBM di Kabupaten Jember tetap terjaga melalui langkah-langkah preventif dan represif. Hal ini dilakukan dalam menangani isu kelangkaan BBM yang tidak benar dan menjaga ketertiban.
Sumber: AntaraNews