Bulog Pastikan Stok Beras PBD Aman Hingga Tiga Bulan Jelang Nataru 2025/2026
Perum Bulog Kantor Cabang Sorong menjamin ketersediaan Bulog Stok Beras PBD aman hingga tiga bulan ke depan, termasuk untuk Natal dan Tahun Baru 2025/2026, dengan total 4.000 ton.
Perum Bulog Kantor Cabang Sorong telah memastikan ketersediaan beras di wilayah Papua Barat Daya (PBD) dalam kondisi aman dan mencukupi. Stok ini diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan. Kepastian ini disampaikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Sorong, Riyadi Muslim, menjelaskan bahwa total stok beras yang tersimpan di Gudang Bulog Sorong dan Sorong Selatan mencapai sekitar 4.000 ton. Jumlah ini dianggap sangat memadai untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut. Pernyataan ini disampaikan di Sorong pada Sabtu, 13 Desember.
Kepastian stok ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan beras. Hal ini penting mengingat adanya potensi peningkatan permintaan konsumsi menjelang hari besar keagamaan. Bulog berkomitmen penuh untuk menjaga pasokan pangan tetap stabil.
Stok Beras Aman di PBD
Riyadi Muslim merinci lebih lanjut mengenai distribusi stok beras yang tersedia di wilayah Papua Barat Daya. Sekitar 3.000 ton beras berada di gudang Bulog Sorong, sementara 1.000 ton lainnya tersimpan di Sorong Selatan. Total 4.000 ton ini dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan baik.
Ketersediaan Bulog Stok Beras PBD ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran akan kelangkaan pasokan di masyarakat. Masyarakat tidak perlu panik membeli beras dalam jumlah berlebihan karena pasokan terjamin. Bulog telah mengantisipasi lonjakan permintaan yang biasa terjadi selama periode Nataru dengan persiapan yang matang.
Dengan kondisi stok yang solid ini, Bulog berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan pangan di Papua Barat Daya. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjamin ketahanan pangan nasional. Fokus utama adalah pelayanan optimal bagi masyarakat setempat.
Aksesibilitas Beras SPHP dan Pengawasan Harga
Selain memastikan jumlah stok, Bulog juga aktif mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Beras SPHP ini tersedia luas di berbagai jaringan penjualan resmi. Ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau dan stabil.
Masyarakat dapat membeli beras SPHP di ritel modern seperti Indomaret, Saga, dan Ramayana. Selain itu, beras ini juga tersedia di pasar rakyat serta outlet resmi lainnya yang tersebar di seluruh wilayah Papua Barat Daya. Keberadaan beras SPHP ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Ini sangat krusial di tengah meningkatnya permintaan menjelang Nataru.
Bulog Sorong juga bekerja sama dengan Satuan Tugas Pangan pemerintah untuk mengawasi penyaluran dan penjualan beras SPHP. Pengawasan ini dilakukan secara rutin guna memastikan harga jual beras tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. Riyadi Muslim menyatakan, "Sejauh ini, dari hasil pengawasan bersama Satgas Pangan, kami belum menemukan adanya penjualan beras SPHP di atas HET."
Upaya pengawasan ini penting untuk melindungi konsumen dari praktik penjualan di atas HET. Ini juga memastikan program SPHP berjalan efektif dalam menstabilkan harga pangan di tingkat masyarakat. Bulog terus berkomitmen menjaga transparansi harga serta keadilan distribusi di pasar.
Sumber: AntaraNews