Arus Balik Lebaran 2026 di Ruas MBZ Lancar, Volume Kendaraan Menurun
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek melaporkan kondisi arus balik Lebaran 2026 melalui Ruas Jalan Layang MBZ aman dan lancar, dengan volume kendaraan yang menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan hari sebelumnya dan lalu lintas normal.
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) memastikan bahwa lalu lintas kendaraan pada periode arus balik Lebaran 2026, khususnya pada Minggu (29/3), melalui Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) terpantau aman dan lancar. Tidak ada lonjakan signifikan volume kendaraan yang terjadi pada ruas jalan tol layang tersebut. Kondisi ini menunjukkan kelancaran pergerakan kendaraan setelah puncak arus balik Lebaran.
Desti Anggraeni, General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, menyatakan bahwa pada Minggu (29/3) terjadi penurunan volume kendaraan yang melintas di Ruas MBZ pada kedua arahnya. Penurunan ini menjadi indikator positif bagi kelancaran arus lalu lintas pasca-Lebaran. Data lalu lintas yang tercatat mendukung pernyataan tersebut, memberikan gambaran jelas mengenai situasi di lapangan.
Pengguna jalan diimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan, memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima. PT JJC juga mengingatkan pentingnya menjaga kecukupan daya listrik serta bahan bakar minyak. Antisipasi terhadap perubahan cuaca, terutama saat hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi jalan, juga menjadi perhatian utama agar perjalanan tetap aman dan nyaman hingga tujuan.
Penurunan Volume Kendaraan di Kedua Arah
Berdasarkan data lalu lintas yang dihimpun oleh PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, volume kendaraan dari Cikampek menuju arah Jakarta melalui Ruas Jalan Layang MBZ tercatat sebanyak 30.880 kendaraan. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 7,25 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas normal yang mencapai 33.293 kendaraan. Penurunan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar pemudik telah kembali ke Jakarta sebelum tanggal tersebut.
Apabila dibandingkan dengan mobilitas kendaraan sehari sebelumnya, yaitu Sabtu (28/3), volume kendaraan yang bergerak menuju Jakarta mengalami penurunan lebih besar. Dari 35.120 kendaraan pada Sabtu, jumlahnya turun menjadi 30.880 kendaraan pada Minggu, atau setara dengan penurunan 12,07 persen. Hal ini memperlihatkan tren penurunan yang konsisten dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, pada arah sebaliknya, yakni kendaraan yang meninggalkan Jakarta, volume lalu lintas juga menunjukkan penurunan yang signifikan. Tercatat sebanyak 16.312 kendaraan melintas, turun 29,81 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 23.241 kendaraan. Angka ini menegaskan bahwa pergerakan kendaraan keluar Jakarta semakin berkurang setelah periode Lebaran.
Penurunan volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta juga terlihat jelas jika dibandingkan dengan hari sebelumnya. Pada Sabtu (28/3), volume kendaraan yang keluar Jakarta mencapai 20.036, kemudian turun menjadi 16.312 kendaraan pada Minggu, atau turun 18,58 persen. Perbandingan volume kendaraan pada kedua arah tersebut menunjukkan bahwa kondisi lalu lintas di Ruas Jalan Layang MBZ mulai mengalami penurunan secara bertahap setelah periode arus balik.
Imbauan Keselamatan dan Informasi Lalu Lintas
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek terus mengimbau seluruh pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan. Penting bagi pengemudi untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraannya dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan. Selain itu, menjaga kecukupan daya listrik kendaraan dan bahan bakar minyak juga krusial untuk menghindari kendala di tengah perjalanan.
Pengguna jalan juga diminta untuk selalu mengantisipasi potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Kondisi hujan, misalnya, dapat memengaruhi jarak pandang dan membuat permukaan jalan menjadi licin, sehingga memerlukan kewaspadaan ekstra. Dengan persiapan yang matang, perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan.
Untuk mendapatkan informasi lalu lintas terkini atau memerlukan pelayanan darurat di jalan tol, pengguna jalan dapat memanfaatkan berbagai saluran komunikasi yang disediakan. Jasa Marga Group menyediakan pusat panggilan 24 jam di nomor 133. Selain itu, informasi juga dapat diakses melalui akun Twitter @PTJASAMARGA serta aplikasi Travoy 4.5 yang tersedia untuk pengguna iOS dan Android.
Sumber: AntaraNews