Jasamarga Siapkan Layanan Optimal di Jalan Layang MBZ Hadapi Lebaran 2026
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) telah menyiapkan layanan operasional Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) secara komprehensif untuk menghadapi Lebaran 2026, mengantisipasi lonjakan volume kendaraan signifikan.
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) telah melakukan berbagai persiapan matang untuk memastikan kelancaran layanan operasional di Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) selama masa Angkutan Lebaran 2026. Langkah ini diambil guna mendukung perjalanan pengguna jalan agar tetap aman, nyaman, dan lancar.
Direktur Utama PT JJC, Hendri Taufik, menjelaskan bahwa persiapan ini mencakup pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif. Pemantauan dilakukan melalui dukungan perangkat canggih yang terpasang di sepanjang ruas Jalan Layang MBZ.
Kesiapan ini menjadi krusial mengingat prediksi lonjakan volume kendaraan yang akan melintas. Jasamarga berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang akan mudik dan balik Lebaran.
Pemantauan Lalu Lintas Intensif di Jalan Layang MBZ
Untuk mempercepat penyampaian informasi kepada pengguna jalan, PT JJC menerapkan pemantauan lalu lintas secara intensif. Pemantauan ini didukung oleh sejumlah perangkat modern yang tersebar di sepanjang Ruas Jalan Layang MBZ.
Perangkat tersebut meliputi Traffic Counting, CCTV, Dynamic Message Sign (DMS), serta Variable Message Sign (VMS). Seluruh perangkat ini berfungsi untuk memberikan data dan informasi real-time mengenai kondisi lalu lintas kepada petugas dan pengguna jalan.
Selain itu, pemantauan operasional lalu lintas juga diperkuat dengan adanya pos pantau di Kantor Operasi Cikunir dan Kantor Operasi Karawang Barat. Pos-pos ini bertindak sebagai pusat koordinasi utama untuk pengelolaan lalu lintas selama periode Libur Idul Fitri 1447 H.
Armada Operasional dan Preservasi Infrastruktur Jalan Layang MBZ
PT JJC menyiagakan armada operasional yang lengkap untuk mengantisipasi berbagai kondisi darurat dan gangguan lalu lintas di Jalan Layang MBZ. Armada ini terdiri atas empat unit Mobile Customer Service, sembilan unit kendaraan derek, dua unit ambulans, dua unit kendaraan Kamtib, satu unit kendaraan rescue, tiga unit kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR), serta satu unit motoris.
Kesiapan layanan juga didukung oleh kegiatan preservasi infrastruktur yang berkelanjutan. Pekerjaan ini meliputi perbaikan perkerasan jalan melalui scrapping, filling, dan overlay, serta peningkatan estetika dengan pengecatan parapet dan girder baja. Penataan signage dan lanskap juga dilakukan untuk kenyamanan visual pengguna jalan.
Aspek keselamatan menjadi prioritas utama dengan dilakukannya pengecatan marka jalan yang telah pudar dan penambahan rambu keselamatan. Monitoring jembatan melalui inspeksi visual secara berkala juga dilaksanakan guna memastikan kondisi infrastruktur Jalan Layang MBZ tetap aman dan layak dilalui selama masa Angkutan Lebaran.
Prediksi Lonjakan Volume Kendaraan dan Puncak Arus Lebaran 2026
Berdasarkan prediksi lalu lintas Idul Fitri 2026, volume kendaraan yang melintas di Jalan Layang MBZ diperkirakan mengalami peningkatan signifikan. Angka ini mencapai 48,4 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal dan 0,51 persen dari periode Idul Fitri tahun lalu.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret dengan volume kendaraan mencapai sekitar 61.467 kendaraan pada Jalur A dan 24.973 kendaraan pada Jalur B. Puncak mudik kedua diperkirakan pada 19 Maret dengan volume sekitar 55.886 kendaraan pada Jalur A dan 21.856 kendaraan pada Jalur B.
Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 Maret dengan volume kendaraan mencapai sekitar 25.387 kendaraan pada Jalur A dan 56.985 kendaraan Jalur B. Puncak arus balik kedua diprediksi pada 29 Maret dengan sekitar 28.335 kendaraan pada Jalur A dan 55.371 kendaraan di Jalur B.
Komitmen Keselamatan dan Imbauan Pengguna Jalan
Hendri Taufik menegaskan bahwa berbagai langkah persiapan ini dilakukan untuk memastikan layanan Jalan Layang MBZ tetap optimal. Hal ini penting dalam menghadapi potensi peningkatan volume kendaraan selama periode Libur Idul Fitri.
“Melalui kesiapan layanan operasional, dukungan armada, serta pemeliharaan infrastruktur yang dilakukan secara berkala, kami berkomitmen untuk memastikan Jalan Layang MBZ tetap dapat melayani pengguna jalan secara aman, nyaman dan lancar selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran,” ujar Hendri.
Pihaknya juga mengimbau pengguna jalan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan berkendara. Pengguna jalan diminta memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik maupun bahan bakar minyak, serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca yang dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan.
Sumber: AntaraNews