Abu Janda Dikabarkan Jadi Komisaris Anak Usaha Jasa Marga, Anak Buah Erick Thohir: Hoax !
Humas JMTO Kahfi Muhammad mengaku belum menerima informasi terkait penunjukan Abu Janda sebagai Komisaris.
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) buka suara soal kabar pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda, dikabarkan ditunjuk sebagai komisaris PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO).
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, memastikan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar alias hoaks.
"Hoax," ujar Arya saat dikonfirmasi erdeka.com di Jakarta, Senin (7/4).
Sebuah edaran yang bertuliskan 'Selamat dan Sukses atas terpilihnya Permadi Arya sebagai Komisaris 'PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) viral di sosial media.
Saat dikonfirmasi, Permadi membenarkan informasi tersebut. Dia meminta doa agar amanah mengemban jabatan baru.
Saat ditanya sejak kapan menjabat, dia tak menjawab secara detail. Permadi meminta untuk menunggu pengumuman resmi dari pihak JMTO. Menurutnya, hal itu akan disampaikan dalam waktu dekat.
"Nanti ada pengumuman resminya ya," ujar Permadi.
Sementara itu, Humas JMTO Kahfi Muhammad mengaku belum menerima informasi terkait penunjukan Abu Janda sebagai Komisaris.
"Kami belum dapat informasi apapun dari manajemen terkait ini," kata Kahfi, saat dikonfirmasi, Senin (7/3).
Diketahui, sosok Permadi bukan nama baru di dunia digital, terutama sejak dia aktif sebagai pembela Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019. Dia bahkan disebut buzzer Jokowi.
Pria kelahiran Cianjur, Jawa Barat, 14 Desember 1973 ini memiliki nama lengkap Heddy Setya Permadi. Dia mengawali kariernya bukan dari dunia media sosial, melainkan dari sektor formal.
Tercatat, Abu Janda sempat bekerja di perusahaan sekuritas, perbankan swasta, hingga tambang batubara sepanjang 1999 hingga 2015.