Perempuan Lebih Rentan Varises, Ternyata Ini Penyebab Utamanya
Sekitar 55 persen kasus varises ditemukan pada perempuan, sedangkan sisanya terjadi pada laki-laki. Apa penyebabnya? Dokter menjelaskan hal ini.
Varises lebih umum terjadi pada wanita dibandingkan pria. Data menunjukkan bahwa 55 persen kasus varises terjadi pada perempuan, sementara sisanya pada laki-laki. Terdapat beberapa faktor yang membuat wanita lebih rentan terhadap varises.
Salah satu faktor tersebut adalah hormonal, seperti yang diungkapkan oleh dokter spesialis bedah subspesialis vaskular dan endovaskular, Anne Saputra dari RS EMC Pulomas Jakarta. Wanita sering mengalami perubahan hormonal, terutama selama masa kehamilan. Kondisi ini dapat menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi lebih rileks dan melebar.
"Hamil itu kan bikin pembuluh darah meregang," kata Anne dalam Healthy Monday bersama EMC Healthcare pada Senin, 27 April 2026. Hal ini mengakibatkan katup dalam pembuluh darah vena tidak berfungsi dengan baik, sehingga darah lebih mudah "mengalir balik" dan menumpuk di area kaki.
Selain faktor hormonal, aktivitas dan kebiasaan juga berkontribusi pada risiko varises. Misalnya, penggunaan sepatu hak tinggi dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di kaki. Ketika menggunakan sepatu hak tinggi, otot betis yang seharusnya membantu memompa darah kembali ke jantung tidak berfungsi secara optimal. Akibatnya, aliran darah menjadi lebih lambat dan cenderung tertahan di pembuluh darah vena, yang dalam jangka panjang dapat memicu terbentuknya varises.
"Memakai high heels sebenarnya boleh saja, tetapi semakin tinggi dan semakin lama digunakan, risiko kena varises juga meningkat. Hal ini bisa membebani pembuluh darah serta struktur tulang dan sendi pergelangan kaki," jelas Anne.
Menghindari Terjadinya Varises
Untuk mencegah terjadinya varises, sangat penting untuk menjaga kelancaran sirkulasi darah. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menghindari posisi berdiri atau duduk yang terlalu lama, rutin melakukan gerakan, serta memilih sepatu yang nyaman.
Selain itu, penggunaan stoking kompresi juga dapat menjadi pilihan yang baik. Stoking kompresi adalah alat medis yang dirancang khusus untuk memberikan tekanan pada kaki, sehingga membantu aliran darah kembali ke jantung. Meskipun stoking ini tidak dimaksudkan untuk menyembuhkan varises, mereka sangat berguna dalam mencegah dan mendukung proses pemulihan setelah tindakan medis. Stoking kompresi berfungsi dengan memberikan tekanan terbesar di bagian pergelangan kaki, yang secara bertahap berkurang saat stoking naik ke atas kaki.