Prabowo: Indonesia Diminta Jadi Wakil Komandan Pasukan Perdamaian di Gaza
Prabowo menegaskan solusi dua negara merupakan satu-satunya jalan menuju perdamaian jangka panjang antara Israel-Palestina.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa solusi dua negara merupakan satu-satunya jalan menuju perdamaian jangka panjang dalam konflik yang berkepanjangan antara Palestina dengan Israel. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi opsi paling realistis dan berkelanjutan.
Dalam konteks dukungan terhadap stabilisasi dan perdamaian, Presiden Prabowo menyatakan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi dalam misi internasional. Komitmen tersebut, kata dia, bukan sekadar dukungan politik, melainkan juga partisipasi konkret di lapangan.
Soal waktu pengiriman pasukan TNI, Prabowo mengungkapkan bahwa kelompok awal berpotensi diberangkatkan dalam waktu relatif dekat.
"Mungkin, ya kelompok-kelompok advance, mungkin tidak lama lah, mungkin 1-2 bulan ini,” kata Prabowo kepada awak media di Amerika Serikat, seperti dikutip Jumat (20/2/2026).
Indonesia Diminta Isi Posisi Wakil Komandan
Prabowo juga mengonfirmasi bahwa dalam struktur misi pasukan stabilisasi dan perdamaian tersebut, Indonesia diminta menempati posisi strategis sebagai Wakil Komandan.
"Ya, mereka minta kita jadi Deputy Commander,” ungkap Presiden.
Komitmen Presiden Prabowo ini sekaligus mempertegas konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, serta berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.
Langkah tersebut menempatkan Indonesia sebagai mitra strategis dalam upaya menciptakan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Timur Tengah, sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam diplomasi dan stabilitas global.