Presiden Prabowo Subianto secara tegas kembali menyatakan dukungan penuh Indonesia terhadap upaya perdamaian di Palestina. Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan perdana Board of Peace (BoP) di Washington D.C. pada Kamis, 19 Februari.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menekankan peran aktif Jakarta dalam mempromosikan solusi internasional yang berkelanjutan dan adil. Komitmen ini sejalan dengan posisi konsisten Indonesia dalam mendukung perdamaian global serta keadilan bagi rakyat Palestina.
Kehadiran Indonesia di forum internasional ini menunjukkan keseriusan negara dalam berkontribusi nyata. Ini juga menjadi langkah penting untuk mewujudkan impian perdamaian di Palestina, khususnya di Gaza, melalui solusi yang berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Dalam pertemuan penting di Washington D.C., Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali dukungan Indonesia terhadap perdamaian Palestina melalui partisipasi aktif dalam Board of Peace (BoP). Kehadiran Indonesia di forum ini menyoroti peran Jakarta dalam mempromosikan solusi internasional yang berkelanjutan dan adil.
Prabowo menyatakan bahwa ia telah mempelajari rencana 20 poin BoP yang diusung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. "Sejak hari pertama, kami meninjau rencana 20 poin Presiden Trump. Kami sepenuhnya setuju dan sepenuhnya berkomitmen untuk itu. Itulah mengapa kami bergabung dengan Board of Peace,” ujarnya.
Meskipun mengakui adanya tantangan, Prabowo menyatakan keyakinan bahwa perdamaian di Palestina dapat dicapai secara kolektif. Ia menambahkan, “Kami berkomitmen untuk keberhasilannya. Kami memahami akan ada hambatan dan kesulitan, tetapi kami tetap sangat optimis,”.
Advertisement
Advertisement
Indonesia secara konsisten mendukung upaya rekonstruksi dan stabilisasi jangka panjang di Gaza, sambil tetap menghormati hak-hak rakyat Palestina. Visi solusi dua negara (Two-State Solution) menjadi landasan utama dalam pendekatan Indonesia terhadap konflik ini, menegaskan pentingnya kedaulatan dan kemerdekaan Palestina.
Dukungan ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk memastikan masa depan yang damai dan berdaulat bagi Palestina. Upaya rekonstruksi pascakonflik dianggap krusial untuk memulihkan kehidupan masyarakat dan infrastruktur yang terdampak, serta membangun kembali harapan bagi warga Gaza.
Melalui partisipasi aktif di berbagai forum internasional, Indonesia terus menyuarakan pentingnya penyelesaian konflik secara adil. Hal ini termasuk penekanan pada perlindungan warga sipil, penyediaan bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan, dan penegakan hukum internasional di wilayah tersebut.
Advertisement
Advertisement
Indonesia telah menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi secara aktif melalui International Stabilization Force. Kontribusi ini akan dilakukan di bawah mandat yang jelas, parameter operasional yang disepakati, dan sesuai dengan hukum internasional serta batasan nasional Indonesia. Ini menunjukkan pendekatan hati-hati namun tegas dari Jakarta.
Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Indonesia telah menegaskan kesiapannya untuk mengerahkan setidaknya 8.000 pasukan penjaga perdamaian ke Gaza. Pasukan ini akan bergabung dengan International Stabilization Force untuk membantu menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah tersebut, memastikan lingkungan yang lebih aman bagi warga sipil.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam mendukung upaya perdamaian global dan menunjukkan solidaritasnya terhadap rakyat Palestina. Kesiapan pengiriman pasukan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perdamaian jangka panjang di Palestina, serta memfasilitasi proses pemulihan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews