Nasib Tragis Satu Keluarga Tewas saat Tidur Pulas Ketika Rumahnya Kebakaran, 1 Wanita Hamil
Mereka harus meregang nyawa karena rumah yang didiaminya itu terbakar hebat, Jumat (25/7) sekira pukul 02.15 WIB.
Nasib nahas dialami lima orang di sebuah rumah di Jalan Pasenggrahan, Mlatibaru, Kota Semarang Timur. Mereka harus meregang nyawa karena rumah yang didiaminya itu terbakar hebat, Jumat (25/7) sekira pukul 02.15 WIB.
Nahasnya, saat kejadian kelima korban sedang pulas tidur. Salah satunya bahkan diketahui adalah seorang wanita yang sedang hamil.
"Meninggal semua, ada lima orang, salah satunya ibu hamil lima bulan. Kebakaran terjadi saat orang sedang istirahat," kata Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan, Jumat (15/7).
Seorang saksi Nugroho mengatakan kejadian bermula ketika mendengar teriakan warga pukul 02.00 WIB. Saat itu ia masih berada di dalam rumah.
"Ada yang teriak kebakaran. Saya langsung keluar, lihat api sudah besar dan warga panik semua," kata Nug sapaannya di lokasi.
Warga kemudian berusaha memukul tiang listrik untuk membangunkan warga. Warga yang keluar langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.
"Ada yang pakai selang dan pakai ember siram air," ujarnya.
Warga yang meneriaki rumah yang terbakar juga di dalam rumah tidak ada suaranya. Meski api bisa dipadamkan selama dua jam tidak merembet ke rumah lain.
"Api padam sekitar jam 03.15 WIB. Untung angin semalam enggak terlalu kencang, arah angin ke timur dan utara, jadi dari depan sampai ke belakang dan merembet ke rumah satunya. Tapi masih satu keluarga," jelasnya.
Usai padam Polisi langsung datang mengevakuasi jenasah dan melakukan olah TKP. Dari lima orang yang meninggal dunia di antaranya; Aminah (65), Saidah (55), Amalia (33), serta dua anak, Muhamad Aditya (14) dan Kimora Azzalea Racmadi (4).
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M. Syahduddy mengatakan tim sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Sedangkan korban sudah dibawa ke RS Kariadi Semarang untuk proses identifikasi.
"Kita masih penyelidikan dengan memeriksa saksi saksi dan mengamankan lokasi kejadian," kata Syahduddy.