Kebakaran di Pademangan, 4 Orang Termasuk Ibu Hamil dan 2 Anak Meninggal
Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 03.55 WIB.
Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Pademangan Raya, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, pada Rabu (15/10) dini hari. Insiden tragis ini menewaskan empat orang, termasuk seorang wanita hamil dan dua anak kecil.
Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 03.55 WIB.
“Ada empat orang korban meninggal dunia dalam kebakaran ini,” kata Yohan di Jakarta dikutip dari Antara.
Api membakar tiga rumah tinggal berlantai dua yang dihuni tiga kepala keluarga dengan total sembilan jiwa.
Sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, dibantu personel dari BPBD, PMI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, PLN, PSKB/Tagana Dinsos, Polsek, dan Koramil setempat.
Petugas baru berhasil menjinakkan api pada pukul 05.17 WIB, setelah hampir dua jam melakukan pemadaman di gang sempit yang menjadi lokasi kebakaran. BPBD menaksir kerugian materi mencapai Rp63,2 juta.
Korban Diduga Terjebak di Lantai Dua
Kepala Satpol PP Kecamatan Pademangan, Asromadian AB, mengungkapkan identitas keempat korban meninggal dunia, yakni SN (55), SM (20) yang sedang hamil, serta dua anak AS (11) dan UD (2).
“Untuk korban meninggal dunia wanita berinisial SN (55), wanita hamil SM (20), serta dua anak AS (11) dan UD (2),” kata Asromadian.
Menurut keterangan saksi, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran tembaga di salah satu rumah yang memicu percikan api menyambar stereofoam di sekitarnya.
“Pemilik rumah saat membakar tembaga, apinya menyambar stereofoam yang ada di samping rumah. Api cepat membesar karena angin dan menyambar rumah sebelahnya,” jelasnya.
Beberapa warga yang melihat api langsung berusaha memadamkan secara mandiri dan melapor ke pos pemadam kebakaran terdekat.
Namun, karena struktur bangunan rapat dan sebagian terbuat dari bahan mudah terbakar, api dengan cepat merembet ke bangunan lain.