Tragedi Kebakaran Banjarmasin: Dua Nyawa Melayang, Termasuk Pelajar SMA, di Teluk Tiram

Dua orang tewas dalam insiden Kebakaran Banjarmasin di Teluk Tiram, Banjarmasin Barat. BPBD Banjarmasin melaporkan, salah satu korban adalah pelajar SMA. Apa penyebabnya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tragedi Kebakaran Banjarmasin: Dua Nyawa Melayang, Termasuk Pelajar SMA, di Teluk Tiram
Dua orang tewas dalam insiden Kebakaran Banjarmasin di Teluk Tiram, Banjarmasin Barat. BPBD Banjarmasin melaporkan, salah satu korban adalah pelajar SMA. Apa penyebabnya? (Merdeka.com)

Sebuah insiden kebakaran tragis melanda permukiman warga di kawasan Teluk Tiram, Banjarmasin Barat, pada Minggu siang. Peristiwa nahas ini menyebabkan dua orang meninggal dunia dan tiga unit rumah terdampak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin mengonfirmasi kejadian tersebut, di mana laporan diterima sekitar pukul 12.02 WITA. Petugas gabungan dan relawan segera bergerak cepat memadamkan api yang berkobar.

Dua korban jiwa diidentifikasi sebagai Nurdin, seorang pelajar SMA kelas 11, dan Wahyudi (37). Pihak berwenang kini tengah menyelidiki penyebab pasti kebakaran serta kronologi tewasnya kedua korban.

Kepala Pelaksana BPBD Banjarmasin, Husni Thamrin, menjelaskan bahwa laporan mengenai kebakaran diterima pada pukul 12.02 WITA. Tim gabungan bersama relawan segera menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman api. Proses pemadaman berlangsung antara pukul 13.00 hingga 14.00 WITA.

Lokasi kejadian berada di Jalan Sepakat Gang Berdikari Nomor 63 dan 62 RT.03 RW.01 Kelurahan Teluk Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat. Titik koordinat kebakaran tercatat di -3,3389156, 114,5792028. Area yang terbakar merupakan permukiman padat penduduk.

Husni Thamrin menambahkan bahwa tim pemadam tidak menghadapi kendala berarti selama proses pemadaman. Ketersediaan sumber air yang cukup di sekitar lokasi sangat membantu. Akses jalan menuju titik kebakaran juga mendukung, meskipun lebarnya sekitar satu meter.

Upaya cepat dari petugas dan relawan berhasil mengendalikan api sebelum meluas lebih jauh. Insiden kebakaran Banjarmasin ini menunjukkan koordinasi yang baik antarpihak terkait.

Selain dua korban jiwa, insiden kebakaran Banjarmasin ini juga menyebabkan kerusakan signifikan pada properti. Tiga unit rumah dilaporkan terdampak, dengan rincian dua unit rusak sedang dan satu unit mengalami rusak berat. Kedua korban meninggal dunia telah dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Data pemilik rumah yang terbakar meliputi Abdul Wahid (Nomor 62) dengan satu Kepala Keluarga (KK) atau tiga jiwa, rumahnya rusak berat. Kemudian, rumah milik Muhammad Readi dihuni satu KK atau dua jiwa, mengalami rusak sedang. Terakhir, rumah milik Ahmad Noor (Nomor 63) dihuni satu KK atau satu jiwa, juga rusak sedang.

Saat ini, BPBD Banjarmasin sedang dalam proses mendata dampak dan total kerugian akibat musibah ini. Pihak kepolisian juga tengah melakukan penyelidikan mendalam. Penyelidikan ini bertujuan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran Banjarmasin dan kronologi lengkap tewasnya kedua korban.

Penyelidikan ini penting untuk memberikan kejelasan kepada keluarga korban dan masyarakat. Diharapkan hasil investigasi dapat mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Peristiwa kebakaran Banjarmasin ini menjadi pengingat penting akan bahaya kebakaran di permukiman padat. Edukasi mengenai pencegahan kebakaran dan kesiapsiagaan darurat perlu terus digalakkan. Masyarakat diharapkan selalu waspada terhadap potensi risiko kebakaran di lingkungan sekitar.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi