Kebakaran di Pademangan Tewaskan 4 Orang Termasuk Ibu Hamil, Polisi Turun Tangan

Terkait kejadian ini, polisi turut tangan melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Kebakaran di Pademangan Tewaskan 4 Orang Termasuk Ibu Hamil, Polisi Turun Tangan
Kebakaran di Pademangan Tewaskan 4 Orang Termasuk Ibu Hamil, Polisi Turun Tangan (Merdeka.com)

Rumah dua lantai di Jalan Pademangan Raya, Jakarta Utara terbakar, Rabu (15/10) dini hari. Empat orang dilaporkan meninggal dunia, termasuk ibu hamil.

Terkait kejadian ini, polisi turut tangan melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran.

"Pihak kepolisian akan turun menyelidiki penyebab kebakaran, dan kami akan berkordinasi dengan Puslabfor Mabes Polri," kata Kapolsek Pademangan Kompol Immanel Sinaga dalam keterangannya.

Dia menyebut, sejumlah saksi telah dimitai keterangan. Menurut mereka, api diduga berasal dari pembakaran kabel bekas AC yang kemudian menyambar busa dan oli kompresor di sekitar tempat kejadian.

Dia menyebut, lokasi kebakaran merupakan bangunan 2 lantai semi permanen yang dijadikan tempat penampungan barang rongsokan seperti Kulkas dan AC.

"Sebagai Info awal yang kami terima dari beberapa saksi-saksi di TKP, sumber api berasal dr pembakaran kabel bekas AC yang menyambar ke busa bekas dan oli kompresor," ujar dia.

Kebakaran melanda rumah dua lantai di Jalan Pademangan Raya, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (15/10). Sebanyak empat orang tewas terpanggang.

"Ada empat orang korban meninggal dunia dalam kebakaran ini," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan.

Kebakaran tersebut terjadi pukul 03.55 Wib. Objek yang terdampak adalah tiga rumah tinggal berlantai dua yang ditempati tiga kepala keluarga dengan sembilan jiwa.

Sebanyak 11 unit mobil pemadam kebarakan (damkar) dikerahkan untuk memadamkan api. Personel BPBD, PMI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, PLN, PSKB/Tagana Dinsos, Polsek, dan Koramil setempat turut membantu petugas damkar.

Kebakaran ini diduga akibat pembakaran tembaga yang memicu api membesar dan melahap semua bagian rumah. Api baru berhasil dipadamkan pada pukul 05.17 Wib.

"Untuk total kerugian material ditaksir Rp 63,2 juta," kata dia dilansir Antara.

Rekomendasi