Iran Serang Pangkalan Militer AS di Arab Saudi, Pesawat Pengisi BBM Udara KC-135 Hancur dan Tentara Luka Serius
Serangan tersebut menjadi bagian dari eskalasi konflik yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah.
Serangan yang dilancarkan Iran dilaporkan melukai 12 tentara Amerika Serikat yang bertugas di Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, dua tentara dilaporkan mengalami luka serius.
Informasi ini disampaikan sejumlah sumber yang dikutip oleh berbagai media internasional. Demikian dilansir DW, Sabtu (28/3/2026).
Serangan tersebut menjadi bagian dari eskalasi konflik yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah.
Targetkan Pangkalan Udara Pangeran Sultan
Serangan Iran diketahui menyasar Pangkalan Udara Pangeran Sultan. Selain menyebabkan korban luka di pihak militer AS, serangan tersebut juga merusak sebuah pesawat pengisian bahan bakar udara jenis KC-135 Stratotanker.
Menurut sumber yang sama, Iran melancarkan serangan menggunakan kombinasi rudal dan drone.
Bukan Serangan Pertama
Serangan terhadap pangkalan udara tersebut bukan kali pertama terjadi sejak perang dimulai. Dalam insiden sebelumnya, seorang prajurit Angkatan Darat AS, Benjamin N. Pennington, mengalami luka di pangkalan yang sama pada 1 Maret.
Pennington meninggal dunia beberapa hari kemudian dan menjadi salah satu dari 13 tentara AS yang tewas dalam perang yang dimulai oleh AS dan Israel itu.
Ratusan Tentara AS Terluka
Sejak perang dimulai oleh AS dan Israel pada 28 Februari, lebih dari 300 anggota militer AS dilaporkan mengalami luka-luka akibat berbagai serangan Iran.
Dari jumlah tersebut, militer AS menyatakan pada Jumat bahwa sebanyak 273 personel telah pulih dan kembali menjalankan tugas mereka.