Tak Banyak Orang Tahu, Ikan Ternyata Salah Satu Hewan Paling Berisik di Dunia
Bagaimana cara ilmuwan merekam suara yang dihasilkan oleh ikan, dan seperti apa karakteristik suara tersebut?
Umumnya, ikan dikenal sebagai makhluk yang tenang. Namun, penelitian terbaru mengejutkan banyak orang setelah ilmuwan menemukan bahwa ikan bisa menjadi salah satu kelompok hewan vertebrata yang paling berisik di dunia. Temuan ini diperoleh melalui teknik baru yang dapat merekam suara-suara yang tersembunyi di bawah permukaan laut.
Menurut laporan dari The Washington Post, tim ilmuwan internasional telah berhasil menggabungkan visualisasi audio spasial dengan video 360 derajat. Dengan metode ini, mereka dapat mendengar dan melihat lanskap suara di laut dengan lebih jelas. Penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal Methods in Ecology and Evolution, seperti yang dilansir dari Mental Floss pada Rabu (24/9/2025).
Selama tiga tahun, para peneliti menempatkan kamera 360 derajat yang dilengkapi mikrofon di terumbu karang dekat Pulau Hawaii dan Curaao di Karibia Belanda. Alat tersebut sengaja ditinggalkan agar ikan tidak merasa terganggu, dan hasilnya sangat mengejutkan: mereka merekam simfoni bunyi yang terdiri dari hentakan, klakson, hingga dengkuran yang dihasilkan oleh penghuni terumbu karang. Para ilmuwan menjelaskan bahwa setiap spesies ikan memiliki cara yang berbeda dalam menghasilkan suara. Contohnya, ikan blackbar soldierfish menggunakan otot khusus dari kepala hingga tulang rusuk yang bergetar, sehingga membuat kantung renang mengeluarkan suara.
Di sisi lain, triggerfish menghasilkan suara dengan menepuk sirip dada ke sisik tertentu. Seperti halnya vertebrata lainnya, suara ini digunakan untuk mencari pasangan dan sumber makanan.
Namun, mendokumentasikan suara ikan bukanlah tugas yang mudah. Ikan tidak mengeluarkan suara sekeras burung atau paus, dan seringkali hanya mengeluarkan suara halus saat berenang dalam kelompok, sehingga sulit untuk mengetahui individu mana yang bersuara. Selain itu, kondisi bawah laut yang penuh gema juga menyulitkan pelacakan sumber suara.
Para peneliti berencana untuk menjadikan temuan ini sebagai bagian dari perpustakaan suara ikan berskala besar di masa depan. Jika mereka berhasil mengumpulkan cukup banyak rekaman, sumber daya tersebut dapat membantu konservasionis dalam memantau spesies yang langka, melacak spesies invasif, serta mengetahui waktu ikan berkembang biak untuk menentukan musim penangkapan ikan yang tepat. Awal tahun ini, sebuah studi terpisah juga menunjukkan bahwa ikan rig sharks mampu menghasilkan suara yang mirip dengan kicauan keras. Temuan tersebut menjadi catatan pertama bahwa ikan bertulang rawan ternyata dapat mengeluarkan suara.