Uskup di Peru Mundur Usai Terbongkar Punya 17 Kekasih
Bagaimana publik akhirnya mengetahui tentang kasus ini?
Seorang uskup di Peru menarik perhatian publik setelah diduga memiliki hingga 17 kekasih gelap, yang menyebabkan ia mengundurkan diri dari jabatannya.
Uskup Ciro Quispe Lopez (51), yang memimpin keuskupan Juli di Peru, telah mengajukan pengunduran diri kepada Paus Leo setelah adanya penyelidikan dari Vatikan yang mengungkapkan hubungan terlarang dengan beberapa perempuan, seperti yang dilansir oleh Oddity Central pada Kamis (16/10/2025).
Walaupun ia membantah semua tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai bagian dari "kampanye fitnah dari tangan-tangan gelap," Quispe tetap menyerahkan pengunduran dirinya bulan lalu.
Keputusan ini diambil jauh sebelum usia pensiun yang biasanya ditetapkan di atas 75 tahun bagi uskup Katolik.
Penyelidikan Vatikan dimulai setelah jurnalis dari surat kabar Sin Fronteras, Kevin Moncada, menemukan bukti berupa pesan, foto, dan video eksplisit yang dikirim oleh Quispe kepada beberapa perempuan.
Selain itu, ia juga dilaporkan secara tidak sengaja mengirimkan foto dan video tersebut kepada asisten rumah tangganya, yang kemudian melaporkan kejadian ini kepada pihak Gereja Katolik.
Skandal perselingkuhan terungkap
Kasus Intrik di Kalangan Gereja
Paola Ugaz, seorang jurnalis dari Peru, menyatakan bahwa insiden ini mirip dengan kisah drama yang penuh intrik.
"Seorang biarawati yang menjalin hubungan dengan Quispe merasa cemburu pada seorang pengacara yang juga terlibat dengannya, lalu ia mengungkapkan informasi tentang perselingkuhan itu kepada kekasih lainnya, yang pada akhirnya berkonflik dengan sang pengacara," ujarnya seperti yang dilansir oleh The Times.
"Kasus ini bagaikan opera sabun, namun juga mengungkapkan masalah serius terkait penyalahgunaan kekuasaan. Banyak dari 17 perempuan tersebut merasa terintimidasi dan enggan melapor kepada pihak berwenang, karena takut akan konsekuensi dari tindakan mereka," jelas dia.
Kevin Moncada, seorang jurnalis, menyampaikan bahwa kasus ini mulai terkuak setelah para perempuan menyadari bahwa mereka tidak sendirian.
"Pada bulan April tahun lalu, kami mendapatkan informasi bahwa salah satu kekasih uskup hampir terlibat pertikaian dengan perempuan muda lainnya," ungkapnya kepada Hildebrandt Magazine.
"Peristiwa itu menjadi pemicu. Kasus ini terungkap karena para perempuan tersebut menyadari bahwa uskup terlibat dengan banyak orang sekaligus, dan hal itu menimbulkan kemarahan di antara mereka," terang dia.
Kesalahan Pengiriman Foto
Menurut laporan yang beredar, Quispe diduga telah mengirimkan foto dan video yang seharusnya ditujukan kepada kekasih-kekasihnya kepada asisten rumah tangganya.
Tindakan ini semakin memperkuat kecurigaan sang asisten, yang kemudian melaporkan temuannya kepada pihak Gereja.
Ia juga mengaku sering menemukan rambut perempuan di kamar mandi serta noda mencurigakan di seprai yang harus dibersihkannya.
Dengan adanya berbagai bukti yang muncul, Ciro Quispe Lopez akhirnya terpaksa mengundurkan diri dari posisinya sebagai uskup, meskipun ia tetap membantah semua tuduhan yang ditujukan kepadanya.