Kopi Sultan, Kafe di Dubai Jual Satu Cangkir Kopi Seharga Rp11 Juta
Bagaimana karakteristik dari sajian kopi yang paling mahal ini?
Sebuah kafe mewah di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), menarik perhatian publik setelah berhasil memecahkan rekor dunia dengan menyajikan secangkir kopi termahal yang dibanderol seharga 2.500 dirham atau setara dengan Rp11 juta.
Kafe yang bernama Roasters ini memiliki empat cabang di Dubai dan sebelas di seluruh UEA, dan secara resmi tercatat dalam Guinness World Records sebagai penyaji secangkir kopi termahal di dunia, sebagaimana dilansir oleh Oddity Central pada Selasa (7/10/2025).
Rekor tersebut dicapai pada tanggal 13 September di gerai utama Roasters yang terletak di Boulevard Downtown Dubai. Dalam acara tersebut, seorang barista dengan hati-hati menuangkan kopi menggunakan metode V60 ke dalam gelas kristal Edo Kiriko yang dibuat dengan tangan di Jepang, terkenal karena pola ukiran yang menawan.
Kopi istimewa ini dibuat dari biji Panamanian Geisha yang langka, yang berasal dari perkebunan Hacienda La Esmeralda di Panama, Amerika. Selain itu, kopi ini disajikan bersama sepotong tiramisu dan es krim cokelat yang juga diinfus dengan biji kopi jenis yang sama.
Kafe Roasters telah mencapai banyak hal yang membanggakan
Sebelumnya, Roasters membuat heboh di kalangan pecinta kopi dengan membeli seluruh 20 kilogram biji Geisha Panama pada lelang Best of Panama 2025 dengan harga mencapai 604 ribu dolar AS, yang setara dengan hampir Rp10 miliar. Pencapaian ini tidak hanya mencatatkan rekor dunia, tetapi juga semakin memperkuat posisi mereka sebagai kafe mewah yang diakui di tingkat global.
Biji kopi Geisha dikenal memiliki aroma bunga yang khas serta cita rasa buah dan jeruk yang unik. Dalam acara tersebut, seorang barista menyajikan kopi secara langsung di hadapan pelanggan dengan menggunakan teko pengatur suhu dan alat penyeduh V60.
Pelanggan yang rela membayar mahal untuk menikmati kopi ini juga menerima kartu informasi yang menjelaskan mengenai biji kopi serta proses penyeduhannya. Meskipun identitas pelanggan tidak dipublikasikan, Roasters menggunakan momen ini sebagai bagian dari strategi promosi mereka.
"Pengakuan dari Guinness ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi tim kami, sekaligus mencerminkan reputasi Dubai yang kian berkembang sebagai destinasi bagi pecinta kopi kelas dunia," kata Konstantin Harbuz, pendiri sekaligus CEO Roasters.