Permintaan Aneh Ilmuwan saat Ulang Tahun yang Bikin Orang Pasti Menolak
Permintaannya ini bikin tim medis dan orang-orang sekitarnya tak mau. Namun karena keinginannya, mau tak mau sulit menolak.
Siapa orang yang akan setuju dengan permintaan gila yang dicetuskan ilmuwan Stephen Hawking saat hari ulang tahunnya. Ini perkara yang menantang kesehatannya.
Masalahnya, Hawking punya fisik yang tidak normal karena penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS). Meski banyak orang bahkan tim dokternya menolak, ia tetap kukuh ingin mewujudkannya impian itu di ulang tahunnya ke-65 pada 2007.
Lalu, apa permintaanya? Mengutip BBC, TheGuardian, dan Zero Gravity Corporation, Sabtu (5/7), ia ingin ikut dalam penerbangan gravitasi nol di Amerika Serikat.
Penerbangan itu dijalankan oleh Zero Gravity Corporation (ZERO-G) menggunakan pesawat khusus yang menciptakan momen melayang bebas layaknya di luar angkasa.
Penerbangan yang dijuluki “Vomit Comet” itu terbang dalam lintasan parabola naik-turun, menciptakan kondisi gravitasi mikro selama 20 hingga 30 detik per manuver. Biasanya, metode ini digunakan untuk melatih astronot sebelum misi ke luar angkasa.
Bagi Hawking yang hampir sepenuhnya lumpuh sejak usia 21 tahun, penerbangan ini adalah simbol penting. Ia seperti ingin mengatakan kepada dunia bahwa penyandang disabilitas juga mampu melakukan hal-hal menantang.
“Saya ingin menunjukkan bahwa orang cacat bisa melakukan hal-hal yang sulit,” kata Hawking.
Akhirnya mau tak mau keinginan itu dikabulkan, tapi dengan catatan. Tim medis Hawking hanya merencanakan satu hingga dua sesi gravitasi nol untuk menjaga kesehatannya.
Namun Hawking tampak sangat menikmati penerbangan dan akhirnya diizinkan melakukan delapan sesi penuh. Ia terlihat melayang bebas tanpa kursi roda, sambil tersenyum dan tertawa bersama tim pendamping.
Dalam pernyataan resminya, Zero Gravity Corporation menyebut penerbangan ini bukan hanya uji coba teknologi, tapi juga momen inspiratif yang diharapkan memotivasi banyak orang.
Penerbangan tersebut menjadi sorotan internasional, dengan foto dan video Hawking melayang bebas disebut sebagai simbol “kebebasan sejati.”
Banyak pihak menilai momen itu menegaskan pesan Hawking bahwa ilmu pengetahuan seharusnya membuka peluang bagi semua orang, tanpa diskriminasi fisik.
Hawking juga menekankan pentingnya eksplorasi antariksa bagi masa depan umat manusia.
“Saya percaya umat manusia tidak memiliki masa depan jika tidak pergi ke luar angkasa. Saya ingin mendorong minat publik pada antariksa,” katanya.
Penerbangan gravitasi nol ini menjadi salah satu momen publik paling berkesan dalam hidup Hawking, yang terus menginspirasi hingga akhir hayatnya pada 2018.