Komdigi Mau Kaji Ulang Pemanfaatan Spektrum Internet
Langkah ini dibahas dalam pertemuan antara Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, dan perwakilan Bank Dunia.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus mengakselerasi pemerataan akses internet di seluruh Indonesia dengan strategi optimalisasi spektrum frekuensi dan keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur digital. Langkah ini dibahas dalam pertemuan antara Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, dan perwakilan Bank Dunia di Jakarta, Senin (10/3).
Dalam diskusi tersebut, Meutya Hafid menegaskan bahwa pemerataan akses internet merupakan prioritas utama pemerintah dalam mewujudkan transformasi digital yang inklusif.
“Kami berupaya memastikan bahwa seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil, mendapatkan akses internet berkualitas melalui kebijakan spektrum yang tepat dan sinergi dengan sektor swasta,” ujarnya.
Salah satu strategi utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah pemanfaatan spektrum frekuensi 700 MHz, 2,6 GHz, dan 3,5 GHz, yang berpotensi meningkatkan kapasitas jaringan serta memperluas jangkauan broadband di seluruh negeri. Pemerintah menargetkan kebijakan spektrum yang lebih efisien guna mempercepat konektivitas digital di daerah tertinggal dan pelosok.
Menurut Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, penguatan infrastruktur digital perlu didukung dengan regulasi yang adaptif serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
“Selain membangun infrastruktur, penting juga memastikan regulasi yang mendorong inovasi serta meningkatkan literasi digital di masyarakat,” kata Nezar.
Komdigi juga mengeksplorasi berbagai model investasi digital dengan membuka peluang bagi pihak swasta untuk berperan lebih aktif dalam pengembangan infrastruktur internet.
Pembelajaran dari negara-negara seperti India dan Filipina, yang sukses mengimplementasikan proyek hotspot Wi-Fi publik melalui kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta, menjadi bahan kajian bagi Indonesia dalam menentukan skema terbaik.
Sebagai tindak lanjut, Komdigi bersama Bank Dunia akan melakukan kajian mendalam terkait pemanfaatan spektrum dan model investasi digital yang lebih efektif. Studi perbandingan dengan negara-negara yang telah sukses dalam membangun infrastruktur digital juga akan menjadi referensi untuk memastikan implementasi yang optimal di Indonesia.
Dengan strategi ini, pemerintah berharap dapat mempercepat transformasi digital nasional, meningkatkan penetrasi broadband, serta menciptakan ekosistem digital yang lebih inklusif bagi seluruh masyarakat.