Insurtech Kian Diminati, Terutama Pengguna Pemula
Diproyeksikan pertumbuhan insurtech terkerek 16-18 persen dari 2025 hingga 2030.
Pasar insurtech di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Data Mobility Foresight menyebut market ini bernilai USD 8,5 miliar pada 2024. Bahkan diproyeksikan terkerek 16-18 persen dari 2025 hingga 2030. Pertumbuhan ini bukan tanpa penyebab.
Pangkalnya itu berasal dari digitalisasi layanan keuangan yang meningkat. Insurtech sendiri merupakan subsector khusus fintech yang memanfaatkan teknologi canggih seperti Artificial Intelligence (AI), Machine Learning (ML), Big Data, dan Blockchain untuk merevolusi industri asuransi.
Pasar yang bertumbuh ini pun diamini CEO SalingJaga, Bryan Silfanus. Menurutnya sejak diluncurkan produk asuransi syariah jiwa digital pada 2024, tercatat SalingJaga telah memiliki ratusan ribu anggota.
“Hingga bulan Mei 2025, produk asuransi syariah jiwa digital SalingJaga Keluarga sudah diikuti oleh lebih dari 200.000 anggota,” jelas Bryan.
Menariknya, kata Bryan, mayoritas dari anggotanya itu merupakan nasabah yang baru pertama kali mengikuti program asuransi jiwa. Ini artinya insurtech dianggap sebagai solusi bagi mereka yang baru mengikuti program asuransi jiwa.
Mengutip Fintech Futures, total pasar asuransi jiwa dan non-jiwa di Indonesia pada tahun 2024 diperkirakan mencapai USD 37,22 miliar, dengan proyeksi pertumbuhan menjadi USD 46,72 miliar pada tahun 2029. Dengan demikian, insurtech menyumbang sekitar 22,8 persen dari total pasar asuransi di Indonesia pada 2024.
Terlebih produk-produk yang ditawarkan insurtech disebut-sebut cukup menarik dan kompetitif. Seperti SalingJaga. SalingJaga memiliki model bisnis yang unik dan inklusif untuk masyarakat Indonesia yang belum terjangkau oleh asuransi, terlebih dengan pendekatan edukasi yang berbeda melalui ekosistem filantropi digital Kitabisa.
Maka tak heran, asuransi digital ini dinobatkan sebagai pemenang dalam ajang InsureTech Connect (ITC) Asia InsurTech Awards 2025 pada 3–5 Juni 2025 lalu di Sands Expo & Convention Centre, Singapura.
“Kami bersyukur atas penghargaan ini dan bangga bisa membawa semangat inovasi asuransi syariah Indonesia ke panggung global. Apresiasi dari industri insurtech global menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi,” ujar Bryan.