Arkeolog Temukan Fosil Semut Neraka, Usianya 113 Juta Tahun
Spesies baru ini dinamai Vulcanidris cratensis atau semut neraka.
Tim peneliti dari Museum Zoologi Universitas São Paulo, Brasil, menemukan fosil semut berusia 113 juta tahun, menjadikannya spesimen semut tertua yang pernah ditemukan.
Spesies baru ini dinamai Vulcanidris cratensis dan termasuk dalam subfamili punah Haidomyrmecinae, yang dikenal sebagai "semut neraka" karena rahang vertikalnya yang menyerupai sabit untuk menusuk mangsa.
Fosil ini ditemukan di Formasi Crato, timur laut Brasil, dan merupakan fosil semut neraka pertama yang ditemukan dalam batuan, bukan dalam amber.
Penemuan ini memperluas catatan fosil semut di Amerika Selatan lebih dari 60 juta tahun dan menunjukkan bahwa semut neraka memiliki penyebaran geografis yang lebih luas dari yang sebelumnya diketahui.
Dengan menggunakan pencitraan mikro-CT, para peneliti berhasil merekonstruksi anatomi fosil secara detail, termasuk rahang dan struktur kepala yang unik.
Mengutip ScienceAlert, Jumat (25/4), penemuan ini memberikan wawasan baru tentang evolusi awal semut dan adaptasi morfologis mereka sebagai predator.
Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Current Biology dan dianggap sebagai tonggak penting dalam studi paleomyrmecology, cabang ilmu yang mempelajari semut purba.