Rehabilitasi Rekonstruksi

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Pemkab Bener Meriah Finalisasi Data Huntara Korban Bencana, Prioritaskan Rusak Berat

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mempercepat finalisasi data huntara bagi ribuan korban bencana hidrometeorologi, dengan fokus pada rumah rusak berat.

{{caption}}
Mensesneg: Data Penanganan Perumahan Korban Banjir Diproses Paralel, Targetkan Relokasi Cepat

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan penanganan perumahan korban banjir dilakukan secara paralel, mulai dari pendataan hingga persiapan relokasi, demi respons cepat dan komprehensif.

{{caption}}
Mensesneg Ungkap Penanganan Korban Banjir dan Rekap Hunian Butuh Waktu Berbulan-bulan

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa proses penanganan korban banjir dan rekapitulasi hunian terdampak bencana akan memakan waktu hingga berbulan-bulan. Pemerintah prioritaskan tanggap darurat sambil siapkan relokasi.

{{caption}}
BNPB Perkirakan Estimasi Biaya Perbaikan Bencana di Sumatera Capai Rp51,82 Triliun

Kepala BNPB Letjen Suharyanto melaporkan estimasi biaya perbaikan bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera mencapai Rp51,82 triliun, angka yang masih bisa bertambah.

{{caption}}
Kementerian PKP Percepat Pemulihan Fasilitas Publik Aceh Usai Bencana Banjir

Kementerian PKP siapkan rencana Pemulihan Fasilitas Publik Aceh dan hunian pasca bencana, memastikan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi tanpa kekosongan waktu.

{{caption}}
Pemerintah Kerahkan Kekuatan Nasional untuk Percepat Penanganan Bencana Sumatra Akibat Banjir dan Longsor

Pemerintah mengerahkan seluruh kekuatan nasional untuk percepatan penanganan bencana Sumatra pasca banjir dan longsor, termasuk persiapan rehabilitasi dan rekonstruksi.

{{caption}}
Tahukah Anda? Renstra BNPB 2025-2029 Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Resiliensi Bencana Berkelanjutan

BNPB meluncurkan Renstra BNPB 2025-2029 yang fokus pada kolaborasi lintas sektor untuk membangun resiliensi bencana berkelanjutan, selaras dengan RPJMN. Apa saja prioritasnya?